About

Information

Jumat, 17 Mei 2013

Dua Supir NATO Ditembak Mati di Pakistan

Jumat, 17 Mei 2013 - 07:22:47 WIB
Dua Supir NATO Ditembak Mati di Pakistan
Diposting oleh : Administrator 

Komhukum (Peshawar) - Sejumlah orang bersenjata Kamis memberondongkan tembakan ke arah truk-truk perbekalan NATO yang melewati Pakistan baratlaut dekat perbatasan Afghanistan, menewaskan dua supir, kata beberapa pejabat setempat.

Supir pertama dibunuh di daerah Jamrud, Khyber, salah satu dari tujuh daerah suku semi-otonomi Pakistan dimana Taliban dan gerilyawan lain beroperasi aktif, lapor AFP. "Dua orang bersenjata yang naik sepeda-motor menembaki sebuah truk NATO dan membunuh supirnya," kata pejabat setempat Asmatullah Wazir kepada AFP.

Dalam serangan terpisah, orang-orang bersenjata menembaki sebuah truk perbekalan lain NATO di daerah pinggiran Peshawar, menewaskan supirnya, kata polisi senior Muhammad Faysal Murad kepada AFP. "Truk itu kosong dan pulang dari Afghanistan setelah mengirim perbekalan," kata Murad.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan itu. Pakistan merupakan rute transit utama bagi misi NATO di Afghanistan yang bersiap-siap mengakhiri peran tempurnya pada akhir 2014.

Calon Perdana Menteri Nawaz Sharif, yang mengklaim kemenangan dalam pemilihan umum Pakistan pekan lalu, menjanjikan dukungan penuh Pakistan ketika AS menarik sebagian besar pasukan tempurnya dari Afghanistan pada akhir tahun depan.

Pakistan dilanda serangan-serangan bom bunuh diri dan penembakan yang menewaskan lebih dari 5.200 orang sejak pasukan pemerintah menyerbu sebuah masjid yang menjadi tempat persembunyian militan di Islamabad pada Juli 2007.

Kekerasan sektarian meningkat sejak gerilyawan Sunni memperdalam hubungan dengan militan Al Qaida dan Taliban setelah Pakistan bergabung dalam operasi pimpinan AS untuk menumpas militansi setelah serangan-serangan 11 September 2001 di AS.

Pakistan juga mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah baratlaut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afghanistan.

Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al Qaida di kawasan suku baratlaut, dimana militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.

Pasukan Amerika menyatakan, daerah perbatasan itu digunakan kelompok militan sebagai tempat untuk melakukan pelatihan, penyusunan kembali kekuatan dan peluncuran serangan terhadap pasukan koalisi di Afghanistan. Islamabad mendesak AS mengakhiri serangan-serangan pesawat tak berawak, sementara Washington menuntut Pakistan mengambil tindakan menentukan untuk menumpas jaringan teror.

Sentimen anti-AS tinggi di Pakistan, dan perang terhadap militansi yang dilakukan AS tidak populer di Pakistan karena persepsi bahwa banyak warga sipil tewas akibat serangan pesawat tak berawak yang ditujukan pada militan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan dan penduduk merasa bahwa itu merupakan pelanggaran atas kedaulatan Pakistan.

Pesawat-pesawat tak berawak AS melancarkan puluhan serangan di kawasan suku Pakistan sejak pasukan komando AS membunuh pemimpin Al Qaida Osama bin Laden dalam operasi rahasia di kota Abbottabad, Pakistan, pada 2 Mei 2011. (K-4/EIO)

0 komentar:

Poskan Komentar