About

Information

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Juli 2013

Kunjungan Wisman Ke Indonesia Naik 7,65%

Senin, 01 Juli 2013 - 20:35:15 WIB
Kunjungan Wisman Ke Indonesia Naik 7,65%
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Jakarta) - Indonesia dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 3.364.884 wisman selama bulan Januari-Mei 2013 atau tumbuh 5,79% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3.180.779 orang.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu di Jakarta, Senin (1/07), ia mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) kementeriannya menyebutkan kunjungan wisman pada bulan Mei 2013 tercatat sebanyak 700.708 orang.

"Angka itu mengalami pertumbuhan 7,65% dibandingkan Mei 2012 sebesar 650.883 wisman," katanya.

Pertumbuhan pada bulan Mei 2013 sebagian besar dikontribusi oleh wisman asal China, Hongkong, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi yang tumbuh tinggi masing-masing di atas dua digit.

Secara akumulatif sepanjang bulan Januari-Mei 2013 kunjungan wisman berdasarkan kebangsaan yang mengalami pertumbuhan tinggi adalah Uni Emirat Arab sebesar 81,15%, Mesir 19,62%, Arab Saudi 18,30%, Thailand 16,15%, dan China 13,83%.

"Menurut analisis kami, beberapa event konser dunia maupun kegiatan konvensi lain serta kegiatan wisata religi merupakan pendorong meningkatnya kunjungan wisman pada bulan Mei 2013," katanya.

Selain itu, upaya promosi pada akhir tahun lalu untuk menggaet wisman asal Eropa mulai menunjukkan hasil.

"Dari lima negara yang masuk dalam 16 target pasar hanya Jerman yang sedikit menurun. Sementara untuk pasar Inggris, Prancis, Jerman, dan Rusia tumbuh positif pada bulan Mei 2013 dibandingkan tahun lalu," katanya.

Pihaknya sendiri menyambut baik tren positif pariwisata Indonesia dalam lima bulan terakhir.

Menurut dia, hal itu menunjukkan prospek pariwisata Indonesia yang cerah sekaligus menjadi bukti Indonesia masih menjadi destinasi pariwisata yang penting.

Kemenparekraf telah menetapkan target kunjungan wisman tahun 2013 dalam tiga skenario yakni target pesimistis 8,3 juta, target moderat 8,6 juta, dan target optimistis 8,9 juta wisman.

Pada kesempatan yang sama, Menteri mengatakan di antara 16 pasar utama, kunjungan wisman dari Australia pada bulan Mei 2013 mengalami kenaikan 4,7% atau sebanyak 75.031 wisman, China naik 21,1% atau sebanyak 52.632 orang, Singapura naik 8,5% atau sebanyak 108.160 wisman, Malaysia naik 7,1% atau sebanyak 115.899 wisman, dan Jepang naik 13,9% atau sebanyak 35.073 wisman.

"Khusus untuk pasar Jepang, pasca-tsunami pada bulan Maret 2011 pasar negara itu terus tumbuh," katanya.

Posisi kunjungan wisman Jepang pada bulan Mei 2013 tercatat lebih baik dibandingkan bulan Mei 2012 yang naik 12%. Sementara secara akumulatif kunjungan wisman Jepang bulan Januari-Mei 2013 sebanyak 184.025 orang atau naik 10,3%. Angka itu lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya naik 3,83%. (K-2/yan)

Minggu, 30 Juni 2013

Papyrus Photo Light Janjikan Pengalaman Unik

Minggu, 30 Juni 2013 - 10:21:25 WIB
Papyrus Photo Light Janjikan Pengalaman Unik
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Bandung) - Papyrus Photo Light Festival 2013, yang diselenggarakan Papyrus photo menjadi ajang pameran foto unik, khas dan memberikan pengalaman baru bagi peserta.

"Pameran foto Papyrus ini berbeda dari pameran foto yang biasanya digelar. Selain menampilkan hiburan, kita juga mengadakan acara yang disajikan bagi para komunitas foto maupun narsis foto," kata Panitia Penyelenggara Papyrus Photo Light Festifal 2013 Vey Febriani di Bandung, Minggu (30/06).

Pameran berkonsep foto labirin yang dipajang di Ciwalk Cihampelas selama dua hari itu, Papyrus menghadirkan sebanyak 3.600 foto yang telah diikutkan dalam lomba foto grup dan photobooth.

"Ada 3.600 foto yang dipamerkan. Terdiri dari 1.600 foto grup dan 2.000 'photobooth'," kata Vey.

Foto-foto tersebut merupakan foto yang diikuti oleh peserta dari Bandung dan Surabaya mulai bulan Maret hingga Juni 2013.

Selain mengadakan pameran, papyrusphoto light juga mengadakan lomba foto bersama komunitas fotografi Cimahi. "Tadi pagi kita mulai hunting fotonya," kata Vey.

Vey menjelaskan, papyrus memilih komunitas reptil untuk menjadi objek perlombaan hunting foto tersebut. "Reptil itu hewan menarik yang sering dijadikan objek fotografi," kata Vey.

Selain menghadirkan komunitas reptil untuk berfoto bersama, pengunjung juga bisa belajar mengenai fotografi dari komunitas Levitasihore Bandung, Congkak I-phone, dan komunitas bulb.

Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa langsung menikmati photobus, salah satu inovasi papyrus foto di tahun ini dan membuat frame foto sesukanya.

"Pengunjung bisa membuat frame sesuai keinginan dan juga menikmati photobus, pengalaman difoto dalam studio mobil VW," tambahnya. (K-5/el)

Jumat, 28 Juni 2013

Jakarta Fair 2013 Hadirkan Enam Trofi Liga Sepakbola Terbesar Dunia

Jumat, 28 Juni 2013 - 16:37:57 WIB
Jakarta Fair 2013 Hadirkan Enam Trofi Liga Sepakbola Terbesar Dunia 
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Jakarta) - Jakarta Fair Kemayoran 2013 akan lebih dimeriahkan lagi dengan Enam piala dari liga sepak bola papan atas dari Eropa pada Sabtu dan Minggu tanggal 29 dan 30 Juni 2013.

Dan dipamerkannya enam piala ini merupakan bagian dari peluncuran beIN SPORT  di Indonesia dalam kemitraannya dengan perusahaan media olah raga internasional terkemuka, MP & Silva.

Hadik, Head of Media Center, PT. Jakarta International Expo mengatakan bahwa nantinya Enam piala dari liga sepak bola papan atas dari Eropa akan didatangkan ke Jakarta Fair Kemayoran 2013, diantaranya piala bergengsi dari liga sepakbola Inggris, Perancis, dan Italia.

"Para pengunjung Jakarta Fair dapat menyaksikan langsung dan berfoto dengan piala-piala tersebut", ujarnya, Kamis (27/06).

Selain itu CEO MP & Silva, Andrea Radrizzani menjelaskan bahwa nantinya enam piala tersebut dapat disaksikan oleh masyarakat di Jakarta Fair Kemayoran pada Sabtu dan Minggu tanggal 29 dan 30 Juni ini.

Dan kedatangannya yang disponsori oleh perusahaan media olahraga terkemuka di dunia mendatangkan enam piala adalah Piala Barclays Premier League, Piala Serie A Italia, Piala Ligue 1 Perancis, Piala FA, Piala Capital One Cup, dan Piala Kejuaraan nPower.

"Kami ingin melibatkan para penggemar olah raga, dan membawa penggemar untuk lebih dekat ke liga sepak bola," kata Andrea Radrizzani kepada wartawan di Jakarta, kemarin.
Seperti diketahui, Jakarta Fair 2013 berlangsung di Arena PRJ Kemayoran sejak 6 Juni silam dan akan berlangsung hingga 7 Juli mendatang.

Pada hari biasa Jakarta Fair buka pukul 15.30 wib, dan pada akhir pekan buka mulai pukul 10.00 wib.

Andrea Radrizzani menjelaskan, upayanya mendatangkan piala-piala tersebut ke Jakarta Fair merupakan yang pertama kali di Asia. Apalagi kali ini piala-piala sepak bola yang paling diburu di Inggris, Perancis, dan Italia, dapat disatukan dalam satu event di Jakarta Fair
.
"Ini adalah untuk pertama kalinya di Asia mendapatkan kesempatan melihat langsung ke-enam piala yang paling dicari dari Inggris, Italia, Perancis di satu tempat yaitu di Jakarta Fair," katanya. (K-5/Shilma).

Kamis, 27 Juni 2013

DKI Jakarta Gelar Festival Folklore Internasional

Kamis, 27 Juni 2013 - 17:58:54 WIB
DKI Jakarta Gelar Festival Folklore Internasional
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Jakarta) - Perkembangan seni tradisi atau folklore yang saat ini semakin terasa tersisih dengan derasnya perkembangan seni modern sudah mulai terasa.

Guna melestarikan seni tradisi yang merupakan khasanah budaya yang menunjukkan identitas bangsa, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menggelar festival folklore internasional yang bertajuk "Enjoy Jakarta International Folklore Festival (EJIFF) 2013".

Kadisparbud DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan dalam rangkaian untuk memperingati ulang tahun DKI Jakarta ke 486, pagelaran EJIFF ini juga sebagai upaya untuk menjadikan Jakarta destinasi wisata internasional yang modern.

"Penyelenggaraan EJIFF yang baru pertama kali ini bertujuan untuk melestarikan, mengembangkan dan menghidupkan kembali seni tradisi kepada generasi muda. Melalui kegiatan EJIFF diharapkan lebih meningkatkan jati diri bangsa terutama generasi muda yang semakin banyak dipengaruhi oleh budaya luar," kata Arie dalam konferensi pers di di Gedung Adi Sasono, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Arie menjelaskan, selain seni tradisi Betawi sebagai tuan rumah, dalam pagelaran EJIFF ini juga akan dipertunjukkan seni tradisi Nusantara, dan enam negara lainnya yang turut berpartisipasi, yakni Mesir, China Taipei, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Diharapkan, gelaran ini akan semakin menguatkan persahabatan di antara negara peserta dengan cara mengapresiasi khasanah budaya masing-masing.

"Mereka akan mempertunjukan kesenian khas dari negara masing-masing. Ini menggembirakan, karena tidak hanya untuk menjalin persahabatan, sekaligus juga saling memberi apresiasi kekayaan khasanah budaya masing-masing. Diharapkan dapat menjadi dialog antar budaya, tukar menukar pengalaman, karena kesenian dan kebudayaan merupakan bahasa dunia. Hal ini juga untuk tegaskan Jakarta ke depan menjadi pusat budaya Bangsa Indonesia," papar Arie.

Dijelaskannya, EJIFF akan digelar selama dua hari mulai tanggal 27 Juni hingga 28 Juni 2013 ini di tiga lokasi berbeda, yakni Sasono Langen Budoyo TMII, Mal Taman Anggrek, dan Panggung Budaya Pasar Gambir Pekan Raya Jakarta JIExpo.

Direktur Operasional TMII, Ade Meyliala mengatakan, gelaran EJIFF merupakan kerjasama yang baik antara pihaknya dengan Disparbud DKI yang selama ini memang sejalan untuk menjadikan Jakarta sebagai tujuan wisata. 

Dia berharap, dengan festival folklore dan kegiatan sejenis dapat semakin menarik wisatawan untuk berkunjung ke Jakarta dan TMII. "Dalam lima tahun terakhir pengunjung TMII selalu bertambah. Setiap tahunnya mencapai 7 juta pengunjung," katanya. (K-2/Shilma)

Kemayoran Gelar Kebudayaan 6 Negara

Kamis, 27 Juni 2013 - 11:32:09 WIB
Kemayoran Gelar Kebudayaan 6 Negara
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Jakarta) - Dalam festival Jakarta Fair Kemayoran selama dua hari ini, Kamis (27/06) dan Jumat (28/06) akan digelar sentuhan kebudayaan yang akan digelar di Panggung Utama dan Panggung Gambir. Dalam acara itu akan ada EJIFF atau "Enjoy Jakarta International Folkflore Festival".

Menurut Hadik, Head of Media Center PT. Jakarta International Expo mengatakan pagelaran kebudayaan ini dilakukan karena selama ini masyarakat menganggap bahwa festival Jakarta di kemayoran tidak lagi ada kebudayaan yang dilakukan padahal di setiap harinya pangelaran budaya selalu saja berlangsung .

"Sebenarnya di festival ini selalu ada sentuhan kebudayaan, namun masyarakat masih kurang perhatiannya", ujarnya dalam rilis yang dikirim ke Komhukum.com, Kamis (27/06).

Ia melanjutkan nantinya dalam acara yang akan digelar dua hari ini akan lebih mengutamakan sentuhan kebudayaan dan menampilkan keseniannya dari enam negara.

"Ada Enam negara yang akan menampilkan kesenian yang ada di negaranya untuk dinikmati para pengunjung Jakarta Fair. Selain Indonesia, negara yang ikut berperan serta adalah Mesir, Jepang, Vietnam, China Taipei, dan Singapura," lanjutnya.

Dirinya menjelaskan bahwa acara yang diselenggarakan ini dapat berlangsung atas kerja sama Dinas Pariwisata DKI Jakarta dan Jakarta International Expo itu dimaksudkan untuk melestarikan, mengembangkan, dan menghidupkan kembali seni tradisi (folkfore) kepada generasi muda baik yang ada di Jakarta, Indonesia, maupun internasional.

Dirinya berharap dengan adanya pertunjukan khusus Kebudayaan Indonesia akan terus berkembang sejalan dengan perkembangan zaman. "Anak-anak muda Indonesia menunjukkan kreativitasnya yang tinggi dalam berkesenian mulai dari tari, film, dan juga musik", harapnya.

Selain itu Jakarta Fair Kemayoran juga menyediakan panggung bagi anak-anak muda yang kreatif untuk menampilkan karya-karya mereka.

"Selama 32 hari penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran selalu dihadirkan musisi-musisi Indonesia untuk tampil baik di Panggung Utama maupun Panggung Gambir," paparnya.

Rabu (26/06) kemarin, di panggung utama menampilkan  Band Kotak. Setelah itu akan tampil juga  D'masiv, Maliq and the  essential. Pada hari Minggu juga akan ditampilkan musik dangdut dengan menghadirkan bintang dangdut Trio Macan, Ayu Ting Ting dan Fitri Karlina. (K-5/el)

Selasa, 25 Juni 2013

Warga Lereng Merapi Gelar Tradisi "Sadranan"

Selasa, 25 Juni 2013 - 15:27:12 WIB
Warga Lereng Merapi Gelar Tradisi "Sadranan"
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Boyolali) - Ribuan warga di lereng Gunung Merapi mengikuti upacara tradisi "sadranan" yang dilakukan setiap tahun menjelang bulan puasa, di tempat pemakaman umum Suroloyo di Dukuh Tunggulsari, Kabupaten Botolali, Jawa Tengah, Selasa (25/06).

Ribuan warga yang datang di halaman tempat pemakaman leluhurnya tersebut dengan membawa berbagai kue makanan khas desa setempat yang ditempakan di dalam "tenong" atau tempat makanan berbentuk bundar yang dibagikan kepada masyarakat sebagai sedekah dilimpahkan rezeki.

Upacara ritual Sadranan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan membacakan doa-doa untuk para leluhurnya dan kemudian dilanjutkan dengan pembagian makanan atau kue-kue khas atau jajanan pasar yang menggambarkan kemakmuran hasil bumi masyarakat sekitar.

Menurut Andi Murtono, salah satu panitia sadranan di Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, kegiatan tersebut sudah tradisi dilakukan setiap tahun sejak nenek moyang dahulu. Sehingga, warga sebagai generasi sekarang hanya meneruskan untuk melestarikan hingga saat ini.

Menurut dia, jumlah warga yang menghadiri upacara tradisi sadranan tersebut sekitar 5.000-an orang, dan tenong yang dibawa sekitar 2.000-an. Kegiatan upacara sadranan tahun ini lebih besar dibanding tahun lalu.

"Warga lereng Merapi khususnya di Cepogo Boyolali ini, lebih ramai saat upacara sadranan dibanding Lebaran. Mereka sanak saudara dan teman yang bekerja di luar daerah pulang kampung untuk mengikuti tradisi ini," katanya.

Jaelani (47), warga RT 2 RW 02 Dukuh Mliwis, Sukabumi, mengatakan kegiatan upacara sadranan tersebut waktunya sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat, karena dilaksanakan setiap tahun menjelang puasa.

Bahkan, masyarakat banyak yang menabung hanya untuk biaya kegiatan upacara tradisi sadranan yang ramai dikunjungan banyak orang terutama sanak saudara, teman maupun tetangga.

Menurut dia, warga sebelum mengikuti upacara sadranan mereka membersihkan makam leluhurnya kemudian mengikuti doa bersama dan membagikan kue-kue kemasyarakat umum.

Selain itu, warga di rumah juga mempersiapkan masakan-masakan istimewa dan makanan khas untuk menyambut tamu-tamu yang hadir di rumahnya bersilaturohmi setelah upacara sadranan.

"Setiap rumah kondisi terbuka untuk menyambut tamu yang akan bersilaturohmi. Mereka tamu istimewa diwajibkan untuk mencicipi masakanan yang disajikan di meja makan," katanya.

Menurut dia, keyakinan warga setempat jika makanan habis karena tamunya banyak, maka mereka akan dilimpahkan rezeki berlipat dari Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara upacara Sadranan tersebut dipimpin oleh seorang tokoh agama di desa setempat Kiai Haji Muhammad Suparno, dengan membacakan doa-doa untuk diberikan keselamatan, kemakmuran, murah rezeki, serta mendoakan para leluhurnya.

Kiai Haji Muhammad Suparno, menjelaskan, upacara ritual Sadranan dengan membawa makanan untuk dibagikan warga yang tidak mampu tersebut merupakan tradisi yang dilakukan sejak para leluhurnya merupakan cikal bakal zaman penyebaran agama Islam di desa setempat.

Menurut dia, sebagai orang Jawa tradisi tersebut terus dilestarikan hingga sekarang seperti yang diajarkan oleh para wali dengan memberikan sedekah agar mendapatkan barokah. (K-5/el)

Wisman Gemari Wisata Memancing di Laut Batam

Senin, 24 Juni 2013 - 19:57:25 WIB
Wisman Gemari Wisata Memancing di Laut Batam
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Batam) - Pelancong mancanegara khususnya dari Singapura banyak yang menggemari wisata memancing di laut wilayah Batam antara lain di perairan Nongsa dan sekitarnya.

"Banyak wisatawan dari Singapura, dan wisatawan nusantara yang menyukai wisata memancing di sini. Biasanya mereka memancing di laut lepas," kata pengelola sewa kapal kayu di Pantai Nongsa, Abbas di Batam, Senin (24/06).

Abbas mengatakan setiap pekan, puluhan wisman asal Singapura menyewa perahu untuk memancing di perairan utara Pulau Batam yang berbatasan dengan laut internasional.

Menurut Abbas, mayoritas wisman yang datang adalah turis yang menghabiskan waktu di beberapa resor di bibir pantai utara Batam.

"Mereka memancingnya tidak jauh, yang dekat-dekat saja, mungkin baru belajar juga, belum profesional," katanya.

Selain wisatawan mancanegara, wisata memancing juga diminati wisatawan domestik yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Seorang wisatawan asal Jakarta, Muhammad mengatakan menikmati wisata memancing di tengah laut.

"Saya baru pertama kali memancing di laut. Biasanya di kolam-kolam pancing. Seru juga memancing pakai perahu, meski dapat ikannya susah," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan wisata bahari adalah satu dari sembilan aspek pariwisata unggulan di Batam.

Selain memancing, pemerintah kota juga menawarkan wisata bahari seperti olahraga laut seperti banana boat, jet ski dan snorkeling.

"Kalau snorkeling, kami tawarkan di Pulau Abang yang memiliki keindahan bawah laut yang menakjubkan," kata dia.

Terumbu karang di perairan Pulau Abang merupakan satu dari 23 wisata bahari unggulan secara nasional, yang disejajarkan dengan taman bawah laut Bunaken dan Raja Ampat. (K-5/el)

Senin, 24 Juni 2013

Museum KAA Pamer Foto Langka Soekarno

Sabtu, 22 Juni 2013 - 12:02:39 WIB
Museum KAA Pamer Foto Langka Soekarno
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata


Komhukum (Bandung) - Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) Kota Bandung menggelar pameran 100 foto langka Bung Karno yang jarang dipublikasikan kepada publik hasil jepretan fotografer Demas Korompos dan Inen Kusnan.

"Pameran ini refleksi 112 Tahun Bung Karno, foto-foto langka guna meningkatkan pemahaman masyarakat akan sejarah Indonesia, terutama pada fase perjuangan diplomasi Indonesia," kata Kepala Museum KAA Thomas Ardian Siregar di Bandung, Sabtu (22/06).

Pameran foto yang akan berlangsung 10 hari tersebut memamerkan sekitar 100 foto langka dan jarang dipublikasikan. Demas Korompis merupakan fotografer yang getol mengkaji dan mengoleksi foto Bung Karno. Sedangkan Inen Rusnan merupakan juru foto termuda KAA 1955.

Menurut Thomas, pameran foto langka Bung Karno yang belum pernah dipublikasikan itu bisa menjadi saksi atas semangat, gagasan, serta implementasi Bung Karno.

Selain itu, ia menjelaskan foto-foto langka tersebut bisa menjadi media edukasi, pewarisan semangat, sejarah serta refleksi spirit membangun karakter generasi muda.

"Pameran foto ini bisa menjadi media rekreasi serta pembelajaran bagi para pengunjung," kata Thomas.

Lebih lanjut, ia menyebutkan Bulan Juni merupakan bulan yang sangat cocok untuk diadakannya pameran foto langka Bung Karno.

"Banyak momen bersejarah yang terjadi di bulan Juni, mulai dari bulan lahirnya Bung Karno, lahirnya Pancasila, sampai wafatnya Bung Karno," kata Thomas saat memberikan sambutan pembukaan pameran foto langka Bung Karno itu.

Selain dibukanya pameran foto langka Bung Karno, KAA juga menggelar pemutaran dan diskusi film Bung Karno yang bekerja sama dengan Komunitas Film Layar Kita. (K-5/el)

Atraksi Jaranan Akan Tampil di Taman Mini Indonesia Indah

Sabtu, 22 Juni 2013 - 02:39:08 WIB
Atraksi Jaranan Akan Tampil di Taman Mini Indonesia Indah
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Bojonegoro) - Empat kesenian tradisional Bojonegoro, Jatim, terpilih sebagai duta seni Jatim untuk tampil dalam acara paket budaya khusus di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, 29 Juni 2013.

Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Saptatik, Jumat menjelaskan empat tim kesenian itu dalah Upacara Adat Pengantin Desa Campurejo (Kecamatan Kota), Tari Thengul, Tari Sang Dewi dan Jaranan.

"Empat kesenian Bojonegoro yang akan tampil melibatkan 96 seniman," katanya. Ia menjelaskan empat kesenian tradisional di daerah ini cukup layak mewakili Jatim. Apalagi, empat kesenian itu sudah sering tampil di pelbagai ajang kesenian di Jatim," tuturnya.

Ia mencontohkan Tari Thengul yang merupakan tari khas yang sudah biasa tampil di berbagai ajang kesenian di antaranya di Surabaya, Nganjuk, juga tampil dalam ajang besar di daerahnya.

Mengenai persiapan, menurut dia, sudah dilakukan cukup lama baik langsung di lokasi sanggar kesenian yang bersangkutan juga di Pendopo Disbudpar. "Kita terus melakukan evaluasi kesenian yang akan ditampilkan agar tidak mengecewakan penonton," katanya.

Di Jakarta, katanya, acara paket budaya khusus juga dimeriahkan pameran produk unggulan, mulai makanan, di antaranya belimbing asal Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, salak Wedi asal Desa Wedi, Kecamatan Kapas dan batik "Jonegoron".

"Pengunjung bisa membeli produk unggulan khas Bojonegoro. Bagi warga Bojonegoro yang menetap di Jakarta ada pameran produk unggulan bisa sebagai obat penganti "kangen" dengan kampung halaman," ujarnya. (K-4/EIO)

Bunga Sakura Hiasi Amlapura Dan Pura Besakih

Jumat, 21 Juni 2013 - 19:34:53 WIB
Bunga Sakura Hiasi Amlapura Dan Pura Besakih
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Denpasar) - Bunga Sakura menghiasi Amlapura sebagai ibu kota Kabupaten Karangasem dan juga di sepanjang jalan menuju Pura Besakih untuk melanggengkan hubungan kerja sama antara pemerintah kabupaten di ujung timur Provinsi Bali itu dengan sejumlah pihak di Jepang.

Bunga-bunga khas Jepang itu ditanam di sepanjang jalan menuju Stadion Amlapura dan jalan menuju Pura Besakih melalui krida bersama yang dipimpin Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, Jumat.

"Kami minta Dishutbun, DKP, dan BLH memelihara dengan baik Bunga Sakura yang merupakan pemberian 'Japan Sakura Exchange Association' (JSEA) dan Kelompok Ekonomi Kabupaten Ehime, Jepang," katanya.

Hubungan Jepang-Karangasem yang sebelumnya dijalin melalui pola pembangunan kota kembar dengan Kota Kamakura dan Kota Kesenuma itu berlanjut dengan Kabupaten Ehime yang diwakili JSEA.

Dalam hubungannya dengan Jepang, Pemkab Karangasem telah beberapa kali mengirim sejumlah pemuda untuk magang di perusahaan-perusahaan di Negara Sakura itu.

"Bagi masyarakat Jepang, Bunga Sakura merupakan lambang perdamaian. Dengan demikian diharapkan inspirasi perdamaian juga tercipta di Karangasem melalui penanaman Bunga Sakura ini," kata Bupati.

Untuk melindungi bunga itu, Pemkab Karangasem memasang anyaman bambu yang rapi dan artistik guna menambah keindahan.

Pihak Jepang berencana memantau pertumbuhan dan perkembangan penanaman Bunga Sakura di Kabupaten Karangasem, karena Bunga Sakura di Jepang merupakan tumbuhan yang tahan pada segala kondisi cuaca. (K-5/el)

Ribuan Personel Polda Metro Amankan "Jakarta Night Festival"

Jumat, 21 Juni 2013 - 18:06:39 WIB
Ribuan Personel Polda Metro Amankan "Jakarta Night Festival" 
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Jakarta) - Polda Metro Jaya mengerahkan 6.000 personel, guna mengamankan kegiatan "Jakarta Night Festival" dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta ke-486 pada Sabtu (22/06).

"Petugas pengamanan akan ditempatkan pada beberapa lokasi di sepanjang Jalan MH Thamrin," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Jumat (21/06).

Rikwanto mengatakan petugas kepolisian akan menerapkan pengamanan dengan patroli menggunakan sepeda, sepatu roda dan mobil golf, serta penempatan personel di pos polisi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Jakarta Night Festival berupa acara hiburan musik di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat (Patung Kuda) hingga Jalan MH Thamrin, Sabtu (22/06) sejak pukul 18.00 - 02.00 WIB.

Sementaara itu, Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Sambodo menyebutkan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan berencana menutup Jalan Medan Merdeka Barat (simpang Jalan Merdeka Utara hingga Bundaran Patung Kuda).

Kemudian, Jalan MH Thamrin (Bundaran Patung Kuda hingga Dukuh Atas), Jalan Medan Merdeka Selatan (depan Kedubes Amerika hingga Bundaran Patung Kuda).

Sambodo menghimbau pengendara dari arah selatan mengambil jalur alternatif melalui Jalan Galunggung atau Jalan Karet Pasar Baru Timur, sedangkan pengendara dari arah utara melalui Jalan Ir Juanda atau Jalan Abdul Muis.

Pihak Pemprov DKI menyediakan lahan parkir bagi pengunjung di Parkir Irti, gedung parkir perkantoran dan parkir pelataran gedung di sepanjang area Jakarta Night Festival. (K-5/el)

Selasa, 18 Juni 2013

Ribuan Warga Padati Kawasan Pameran Kreatif Monas

Minggu, 16 Juni 2013 - 16:48:07 WIB
Ribuan Warga Padati Kawasan Pameran Kreatif Monas
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Jakarta) - Ribuan warga Minggu (16/06) siang memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk mengunjungi Pekan Kreatif Provinsi DKI Jakarta yang diadakan mulai tanggal 14 hingga 16 Juni 2013.

Berdasarkan pantauan wartawan, terdapat dua lokasi utama pameran yakni yang berada di tenda besar dan tenda kecil. Kebanyakan warga berada di tenda besar yang merupakan lokasi pameran aneka barang kreatif yang diproduksi pengrajin Provinsi DKI Jakarta seperti tas, baju, kain batik, kerajinan daur ulang dari botol plastik dan barang-barang kosmetik.

Selain memadati tenda besar, warga juga terlihat mengunjungi sejumlah tenda kecil yang merupakan lokasi kedutaan besar negara- sahabat seperti Turki, Pakistan, Iran, Malaysia, Jepang dan Inggris.

"Pamerannya berlangsung meriah. Sayang karena terlalu ramai jadi pengunjung susah bernapas di dalam tenda yang besar," kata Santoso (45) warga Rawamangun yang bersama keluarganya mengunjungi Pekan Kreatif Jakarta.

Sementara itu antrian kendaraan masih terjadi di sekitar jalan Medan Merdeka Barat yang berada tepat di luar lokasi Monumen Nasional. Kemacetan terjadi akibat warga yang beramai-ramai ingin masuk ke arena Monas dan yang ingin keluar.

Kemacetan mulai terjadi setelah perempatan air mancur Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jalan M.H Thamrin hingga setelah jalur di depan Gedung Kementerian BUMN jalan Medan Merdeka Selatan di depan pintu masuk lapangan parkir IRTI Monas.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengadakan Pekan Produk Kreatif Daerah Jakarta 2013 sebagai pesta rakyat di Silang Monas, Jakarta.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Jumat (14/06) malam.

Pemprov DKI menargetkan acara tersebut untuk menjadi ajang pameran bagi usaha mikro dan kecil serta produk kreatif. (K-5/el)

Jumat, 07 Juni 2013

Jiexpo Sediakan Busway Gratis Ke PRJ

Jumat, 07 Juni 2013 - 15:49:19 WIB
Jiexpo Sediakan Busway Gratis Ke PRJ 
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Jakarta) - PT. Jakarta International Expo (JIExpo) menyediakan delapan busway khusus secara gratis untuk mengangkut warga yang ingin mengunjungi Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2013 di Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Ini merupakan layanan masyarakat. Kita sudah sediakan delapan busway menuju PRJ, dan ini gratis, tidak dipungut bayaran. Warga hanya cukup datang ke Halte Irti Monas, kemudian busway gratis akan langsung mengantar ke PRJ," kata Direktur Marketing PT. JIExpo Ralph Scheunemann di Jakarta, Jumat (7/06).

Selain itu, menurut Ralph, pihaknya juga menyediakan feeder busway dari halte busway Kemayoran menuju Arena PRJ, serta shuttle bus dari Mangga Dua Mall menuju Arena PRJ.

"Fasilitas transportasi ini merupakan solusi yang kita coba tawarkan kepada masyarakat, terutama yang ingin datang ke PRJ. Kami berharap semua warga dapat menikmati event ini," ujar Ralph.

Bagi warga yang datang dengan menggunakan kendaraan pribadi, sambung Ralph, pihaknya telah menyediakan area parkir yang luas serta mampu menampung hingga 10.000 mobil dan 15.000 sepeda motor.

"Jadi, kalau mau datang ke PRJ dengan mobil atau motor, tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat parkir, karena kita sudah menyediakan lahan parkir yang sangat luas," tutur Ralph.

PRJ 2013 berlangsung selama 32 hari yang dimulai pada 6 Juni hingga 7 Juli 2013. Setiap hari, PRJ dibuka mulai pukul 15.30 hingga 22.00 WIB (Senin-Kamis), pukul 15.30 hingga 23.00 WIB (Jumat) dan pukul 10.00 hingga 23.00 WIB (Sabtu-Minggu).

Harga Tiket Masuk (HTM) pada hari Senin hingga Kamis adalah Rp. 25.000, sedangkan pada hari Jumat sampai Minggu atau weekend sebesar Rp. 30.000 per orang. (K-5/el)

Presiden Ajak Cucunya Kunjungi Kapal Rainbow Warior

Jumat, 07 Juni 2013 - 15:34:49 WIB
Presiden Ajak Cucunya Kunjungi Kapal Rainbow Warior
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Jakarta) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Ani Yudhoyono, dan cucunya Almira Tunggadewi Yudhoyono serta menantunya Anisa Pohan, meninjau kapal yang dioperasikan para aktivis lingkungan Greenpeace, Rainbow Warior III di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (7/06) pagi, sekitar pukul 09.20 WIB.

Dalam kesempatan itu Presiden menggunakan safari warna biru, didampingi Ibu Ani yang juga mengenakan pakaian biru, sementara Aira menggunakan baju batik merah muda.

"Untuk lingkungan kita, untuk lingkungan dunia, untuk anak cucu di masa depan," kata Presiden di geladak kapal kepada para wartawan peliput yang berada di dermaga, samping kapal.

Rombongan Presiden tiba di terminal Penumpang Nusantara Pura 1, sekitar pukul 09.20 WIB. Presiden disambut oleh Direktur Eksekutif Green Peace Internasional Kumi Naddo bersama Gubernur Jakarta Jokowi. Kemudian mendengarkan paparan dari Greennpeace sebelum meninjau kapal Rainbow Warior.

Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II hadir dalm acara tersebut, diantaranya Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Perikanan Sharif Cicip Soetardjo, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Menteri Lingkungan Hidup Belthazar Kambuaya serta Menteri Perhubungan EE Mangindaan.

Kapal Rainbow Warior berlabuh di Tanjung Priok Kamis (6/06), setelah pelayaran dari Papua. Kapal para aktivis lingkungan ini memiliki misi utama kampanye pelestarian keanekaragaman hayati di laut dan di darat Indonesia.

Kedatangan kapal ini disemarakkan dengan pameran lingkungan di Tanjung Priok. Kapal ini akan dibuka secara umum tanggal 8-9 juni 2013, guna mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Rainbow Warrior merupakan satu dari tiga buah kapal yang digunakan Greenpeace untuk menjalankan aksinya menentang perusakan lingkungan saat ini. Dua kapal lainnya, Arctic Sunrise dan Esperanza beraksi di belahan Bumi utara hingga ke kutub.

Rainbow Warrior III merupakan reinkarnasi dari kapal yang dioperasikan Greenpeace dengan nama yang sama. Kapal pertama Rainbow Warior ditenggelamkan dengan bom di pelabuhan Auckland, Selandia Baru, pada 10 Juli 1985, saat menentang percobaan nuklir Prancis yang dilakukan di Pulau Muroroa, sekitar Polynesia.

Untuk menggantikannya, Greenpeace mengoperasikan Kapal Rainbow Warior II pada 1989 dan diistirahatkan pada 2011. Rainbow Warior II telah mengunjungi Indonesia tiga kali pada 2004, 2005 dan 2007. (K-5/el)

NTB Gelar Festival Terumbu Karang 2013

Jumat, 07 Juni 2013 - 14:38:22 WIB
NTB Gelar Festival Terumbu Karang 2013
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Mataram) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar festival terumbu karang 2013 di Pulau Lombok pada Minggu (9/06) sebagai upaya menyadarkan pentingnya perlindungan dan penyelamatan ekosistem kawasan segitiga terumbu karang.

"Kegiatan bertajuk Festival Coral Triangle Day 2013 ini akan dipusatkan di Pantai Loang Baloq, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, dan akan dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat Daerah NTB Tri Budiprayitno di Mataram, Jumat (7/06).

Ia menjelaskan Festival Coral Triangle Day 2013 di Lombok itu merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang digelar di Pantai Kedonganan, Kecamatan Kuta dan Pantai Samuh Kecamatan Kuta Selatan pada 9 Juni 2012, yang juga melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Festival tersebut merupakan momentum penyelamatan terumbu karang di daerah itu. Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap penyelamatan ekosistem terumbu karang yang penting dalam upaya mencapai ketahanan pangan dan keberlanjutan sumber daya perikanan.

Pelestarian terumbu karang sejalan dengan konsep "blue economy" sebagai paradigma baru pembangunan kelautan dan perikanan.

Prinsip "blue economy" seperti pemanfaatan sumber daya alam secara efisien, rendah emisi karbon dan pengelolaan limbah serta inklusivitas sosial.

Tri mengatakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo akan membuka festival tersebut sekaligus melakukan penyerahan secara simbolis beberapa bantuan kelautan dan perikanan terutama untuk kegiatan pengelolaan kawasan pesisir dan laut yang berkelanjutan.

"Pak Menteri akan menyerahkan karung yang akan digunakan untuk penataan kawasan pantai, sekaligus menanam vegetasi dan pembersihan pantai," ujarnya.

"Festival Coral Triangle Day" di Lombok itu juga akan dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya," katanya.

Selain itu, festival tersebut juga akan diisi dengan beragam perlombaan seperti lomba jukung layar dan tarik tambang di laut.

Pada kesempatan itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB dan dinas teknis terkait akan menyampaikan kebijakan pemerintah daerah dalam mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim.

Materi lainnya yaitu penyadaran masyarakat dalam upaya mitigasi bencana dan perubahan iklim serta penyiapan masyarakat dalam menghadapai bencana di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

"Juga diagendakan kegiatan lain seperti pemutaran film mitigasi bencana, konservasi satwa laut dan pertunjukan wayang, yang semuanya dipusatkan di Pantai Loang Baloq," ujar Tri.  (K-5/el)

Taman Nasional Laut Wakatobi Daya Tarik Wisatawan

Kamis, 06 Juni 2013 - 18:07:07 WIB
Taman Nasional Laut Wakatobi Daya Tarik Wisatawan 
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Wakatobi) - Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, terus berupaya menjaga kelestarian Taman Nasional Laut Wakatobi dalam mendukung objek wisata di sekitarnya.

"Pemerintah dan masyarakat kami terus menjaga Taman Nasional Laut Wakatobi sudah menjadi komitmen utama. Sehingga keberadaan Wakatobi di mata pelancong menjadi daya tarik datang ke wilayah kami," kata Ketua Bappeda Kabupaten Wakatobi Abdul Manan saat menerima rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung di Wakatobi, Kamis (6/06).

Ia mengatakan, kelestarian lingkungan di Wakatobi dilindungi, karena kawasan perairan laut taman nasional tersebut memiliki keragaman terumbu karang dan biota laut yang cukup tinggi, bila dibandingkan dengan kawasan-kawasan lain yang ada di dunia.

Abdul Manan mengemukakan jumlah spesies terumbu karang di perairan laut Wakatobi mencapai 750 spesies dari 850 spesies terumbu karang dunia.

"Potensi kekayaan laut di wilayah kami luar biasa. Karena itu kami terus berupaya melestarikan dan menjaga agar tidak sampai rusak. Upaya yang kami lakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama dalam membuang sampah di darat, sehingga tidak sampai mencemari lingkungan laut," katanya.

Ia mengatakan, komitmen yang dibangun saat ini bersama masyarakat setempat adalah bagaimana alam dan laut tersebut memberi nilai tambah dalam sektor perekonomian.

"Bagi masyarakat kami bahwa laut adalah saudaranya. Karena itu kami harus menjaga sehingga memberi kesejahteraan dalam sektor perekonomian," ucapnya.

Abdul Manan lebih jauh mengatakan, potensi laut di kawasan Wakatobi luar biasa, terutama keberadaan spiesies terumbu karang, terbesar di dunia. Hal tersebut dibanding dengan negara-negara lain. Di laut Karibia yang banyak dikunjungi wisatawan terutama penyelam, hanya memiliki 50 spesies terumbu karang, dan di laut Merah hanya 300 spesies.

Ia mengatakan untuk kepentingan ekonomi yang perlu dilindungi adalah bagaimana masyarakat di kawasan Wakatobi dapat mengelola dan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada secara berkelanjutan, tanpa mengganggu keseimbangan lingkungan sekitar.

"Wakatobi yang terletak di pusat segi tiga terumbu karang dunia, saat ini bukan lagi hanya milik masyarakat Wakatobi tetapi sudah menjadi milik dunia," katanya.

Ia mengharapkan kepada semua pihak agar terus menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan alam Wakatobi dari berbagai ancaman kerusakan, bukan lagi hanya tanggung jawab masyarakat setempat, namun juga masyarakat dunia.

Abdul Manan lebih lanjut mengatakan bagi masyarakat Wakatobi sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan kawasan cagar biosfir dunia tersebut, dituntut berpartisipasi aktif mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam tersebut.

"Sebagai masyarakat pesisir yang kerap dengan mata pencaharian sebagai nelayan, mengenai Taman Nasional Laut Wakatobi merupakan tanggung jawab bersama dalam melestarikannya," kata Abdul Manan menegaskan.

Ia mengatakan untuk melindungi dan menangkap ikan karang dari warga, maka disediakan kawasan seluas satu kilometer persegi di masing-masing desa wilayah pesisir itu.

Tujuan dari penyediaan lahan seluas itu, kata dia, agar masyarakat bisa melakukan budi daya ikan karang.

"Area konservasi tersebut bertujuan untuk pembudidayaan ikan karang yang sekaligus melestarikan sumber daya alam tersebut," ucapnya.

Dikatakan area konservasi ikan tersebut untuk mengembalikan induk-induk ikan yang populasinya terus menurun akibat penangkapan oleh para nelayan.

Ia megharapkan pertumbuhan populasi ikan, bisa lebih tinggi dari jumlah ikan yang ditangkap.

"Kami harapkan minimal dapat terjadi keseimbangan antara jumlah ikan yang ditangkap dengan jumlah ikan yang berkembang," katanya.

Masyarakat pesisir Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Badung Made Badra mengatakan potensi daerah pesisir di daerah tersebut cukup berpotensi.

"Kami ke depannya juga mengembangkan pemberdayaan masyarakat pesisir yang selama ini belum digarap maksimal, seperti para nelayan di wilayah Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan," katanya.

Dikatakan di wilayah ini belum digarap sepenuhnya, karena itu dengan semakin banyaknya penggunaan lahan di kawasan Pantai Pendawa, diharapkan masyarakat sekitar juga terangkat kehidupan perekonomiannya.

"Yang awalnya mengandalkan dari penangkapan ikan dan petani rumput laut, seiring perkembangan sektor pariwisata di kawasan itu nantinya mampu terangkat pendapatan perekonomian per kapitanya," kata Badra.

Begitu juga nelayan yang ada di Kelurahan Tanjung Benoa, selama ini masih banyak melaut, namun melaut pada siang hari melalui kelompok-kelompok nelayan untuk menambah penghasilan dari sektor pariwisata.

"Nelayan kita melayani pelancong yang kebetulan berlibur di Pulau Dewata. Mereka singgah di Tanjung Benoa untuk berwisata marina. Sehingga wisatawan yang ingin melihat lebih dekat laut di sana, mereka menyewa naik jukung (perahu tradisional)," katanya.

Dari penghasilan para nelayan itu, kata dia, diharapkan bisa meningkatkan pendapatannya sehingga dalam kehidupan rumah tangganya juga lebih baik.

"Saya melihat kelompok nelayan tradisional di Tanjung Benoa perannya dalam sektor pariwisata bersinergi dengan pengusaha pariwisata sekitarnya," kata Badra yang juga praktisi pariwisata itu.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Pemerintah Kabupaten Badung Anak Agung Oka Dharmawan mengatakan pemkab terus berupaya memberi pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat pesisir agar mampu berhadaptasi dengan lingkungan pariwisata.

"Karena dengan bersinergi terhadap sektor industri pariwisata maka eksistensi dari perkembangan pariwisata akan bisa dinikmati juga oleh para nelayan setempat," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya terus melakukan studi banding yang ada kaitannya dengan daerah pesisir, seperti yang terjadi di Wakatobi.

"Pemerintah Wakatobi cukup berhasil dalam memberdayakan masyarakat pesisirnya, terbukti para nelayan di wilayah tersebut sangat menjaga potensi yang dimiliki tersebut. Kawasan taman nasional laut sangat dijaga dan dilestarikan biota yang ada dilaut tersebut," ucapnya.

Dalam mengambil sumber daya alam, kata dia, nelayan dalam menangkap ikan juga ada persyaratan, semisal kalau ikan itu belum layak di tangkap, namun terkena jaring, maka nelayan melepaskan kembali ikan-ikan itu.

"Ini artinya bentuk dari pelestarian dan menjaga ekosistem tersebut tetap lestari. Kami di Badung berrharap masyarakat pesisir juga mempunya komitmen yang sama," ucap mantan Ketua DPD KNPI Bali ini.

Untuk itu, kata dia, pihaknya juga terus berupaya mengarahkan masyarakat pesisir mengubah perlakunya dalam menangkap ikan.

"Ini juga pengalaman untuk pembelajaran kepada masyarakat Bali, khususnya warga Badung yang hidup langsung bersentuhan dengan laut. Jika ada ikan-ikan yang belum siap di konsumsi agar rela mengembalikan ke habitat semula supaya pelestarian tersebut mampu berjalan sesuai dengan aturan," katanya.

Surga bawah laut Taman Nasional Laut Wakatobi memiliki ratusan spesies karang laut, karena itu dijuluki sebagai surganya bawah laut bagi para petualang penyelam.

Ada empat pulau besar yaitu Wangiwangi, Kalidupa, Tomia dan Binongko. Dengan kota kabupatennya terletak di Wangi-wangi, luas wilayahnya mencapai 823 km persegi sedangkan wilayah perairan lautnya diperkirakan seluas lebih kurang 18.377,31 km persegi. Dan pada tahun 2011 berpenduduk 94.846 jiwa.

Wakatobi juga merupakan nama kawasan Taman Nasional, dengan luas keseluruhan 1,39 juta hektare. Taman Nasional Wakatobi merupakan salah satu daerah konservasi laut di Indonesia dengan prioritas tertinggi, menyangkut keanekaragaman hayati laut, skala dan kondisi karang yang alami.

Keindahan alam bawah laut yang memiliki 25 buah gugusan terumbu karang, yang dapat dijumpai sekitar 112 jenis dari 13 famili yang terletak pada 25 titik di sepanjang 600 km garis pantai. Serta memiliki ragam spesies ikan sebanyak 93 jenis ikan konsumsi perdagangan dan ikan hias.

Taman Nasional Wakatobi telah dikenal di dunia sebagai salah satu tujuan wisata bahari. Banyak wisatawan asing dan juga domestik, datang untuk menyelam ataupun snorkelling, untuk menikmati eksotisme kehidupan bawah laut Wakatobi.

Agar dapat menikmati eksotisme itu, waktu yang terbaik untuk mengunjungi Taman Nasional Wakatobi, adalah antara bulan April sampai dengan Juni. Dan bulan Oktober sampai dengan Desember, setiap tahunnya. (K-5/el)