About

Information

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 02 Juli 2013

Sistem E-ticket KAI Masih Menyuliltkan Calon Penumpang

Selasa, 02 Juli 2013 - 12:28:39 WIB
Sistem E-ticket KAI Masih Menyuliltkan Calon Penumpang
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 


Komhukum (Jakarta) - Sistem tiket elektronik (e-ticket) yang secara resmi mulai diberlakukan sejak hari Senin (1/07) kemarin masih dirasa menyulitkan calon penumpang.

Pasalnya hingga saat ini jumlah loket penjualan tiket masih dianggap kurang dan belum memadai hingga menyebabkan antrian panjang para calon penumpang.

Menurut salah seorang penumpang Agian (36) mengatakan bahwa meskipun sistem baru yang membuat harga relatif lebih murah namun efektifitasnya masih kurang.

"Saya tadi dari Stasiun Bekasi mau beli tiketnya saja sudah mengantri. Eh di sini mau keluar kok ngantri lagi. Sebagai sistem layanan baru, semestinya sistem ini dibuat sedemikian rupa agar mempermudah penumpang baik saat akan naik kereta maupun saat turun dari kereta," ujarnya di Stasiun Jatinegara, Selasa (2/07).

Selain itu salah satu petugas jaga pada akses masuk (gate in), Suropati mengungkapkan bahwa masih banyak penumpang terlihat kesulitan untuk menggunakan tiket elektronik yang mereka bawa. 

Sebagian besar penumpang belum mengetahui betul bagaimana cara menempelkan (taping) tiket pada pintu masuk. Petugas pintu pun berulang kali harus membantu calon penumpang yang akan masuk dengan cara membenarkan penempelan tiket.

Pada umumnya penumpang belum mengetahui dimana tiket elektronik tersebut harus ditempelkan. Selain itu, lanjut dia, sering kali penumpang langsung mendorong slot pintu sebelum tiket tertempel dengan benar.

"Alhasil penumpang jadi tersangkut di pintu. Karena memang tiket mereka belum berfungsi lantaran belum ditempel dengan benar. Ya memang banyak yang masih bingung. Kita harus berulang kali membantu," ungkap Suropati.

Namun lain halnya dengan penumpang bernama Arif (43), ia mengaku mendapat kemudahan dengan sistem baru ini. Ia mengatakan sistem tersebut cukup praktis dan akan jauh lebih mudah digunakan jika para penumpang sudah terbiasa. 

Kendati demikian ia menyayangkan rute pintu kereta dalam kota dengan kereta luar kota belum terkoneksi.

Tidak terkoneksinya pintu luar dan dalam kota membuat penumpang asal luar kota harus keluar stasiun terlebih dahulu sebelum membeli tiket elektronik untuk dalam kota. Menurutnya ini sedikit menyulitkan penumpang luar kota yang belum tahu persis sistem tersebut.

"Saya dari Bandung, dan mau lanjut perjalanan dalam kota. Tapi kok saya harus keluar stasiun dahulu baru masuk lagi untuk beli tiket. Kenapa tidak ada pintu yang mengkoneksikan penumpang luar dan dalam kota. Supaya kita tidak keluar stasiun terlebih dahulu. Ini kan sedikit menyulitkan," ucap Arif. (K-2/Shilma)

Pedagang Ayam Ancam Mogok H-7 Ramadhan

Selasa, 02 Juli 2013 - 12:16:12 WIB
Pedagang Ayam Ancam Mogok H-7 Ramadhan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 


Komhukum (Jakarta) - Paguyuban Pedagang Ayam Se-Jabodetabek mengancam akan libur masal pada H-7 puasa atau menjelang Ramadhan, jika harga ayam potong masih terus mengalami kenaikan.

Menurut salah satu pedagang ayam potong di Pasar Kramat Jati, Asep (42) mengatakan bahwa sebelumnya dirinya telah menerima sosialisasi rencana libur masal itu.

"Itu sesuai kesepakatan rapat perwakilan pedagang ayam se-Jabodetabek, karena harga ayam sudah tidak masuk di akal dan dipaksakan naik oleh peternak," ujar Asep, Selasa (2/07).

Menurutnya, nantinya libur masal para pedagang ayam akan dilakukan selama sepekan penuh dari H-7 puasa hingga harga ayam kembali kondusif.

"Kami minta solusi pemerintah bagaimana, biar pedagang dan peternak sama-sama untung. Ini naiknya tinggi sekali, apa akan diberikan subsidi?," ujar Asep. 

Asep menjelaskan, saat ini harga jual ayam potong broiler di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, sudah mencapai Rp. 38 ribu per Kg.

"Naik terus harganya dari bulan Juni, Rp. 28 ribu, Rp. 30 ribu, Rp.35 ribu, sampai sekarang Rp. 38 ribu. Ini juga barangnya sudah mulai langka," jelasnya.

Sementara itu, harga ayam potong tanpa tulang dengan kulit, ia jual dengan harga Rp. 48 ribu per Kg. Untuk daging ayam saja, tanpa tulang dan kulit harganya Rp. 53 ribu.

Selama harga ayam naik, Asep melanjutkan, ia hanya mendapatkan untung sebesar Rp. 1.000. Biasanya, jika harga ayam stabil yakni Rp. 22-25 ribu, ia mendapatkan untung sekitar Rp. 3-4 ribu.

"Kalau untungnya besar, siapa yang mau beli. Ini untung sedikit saja, pembelinya juga sedikit," imbuhnya

Karena hal itu, beberapa pedagang ayam potong lainnya di Pasar Kramat Jati, terpaksa harus gulung tikar.

"Karena untungnya kecil dan pembeli juga berkurang, ada sekitar 10% yang sudah tidak berjualan dua pekan ini," ujar Asep. 

Selain itu, pasokan ayam potong di agen distributor sudah mengalami kelangkaan sejak sepekan lalu. "Kalau saya, masih bisa nyari agen lain. Sekarang di Pulogadung, Cipayung, dan Pisangan sudah kosong stoknya," kata Asep. (K-2/Shilma)

PP No. 46/2013 Bebani Rakyat Kecil

Selasa, 02 Juli 2013 - 11:31:23 WIB
PP No. 46/2013 Bebani Rakyat Kecil
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 



Komhukum (Jakarta) - PP No. 46/2013 membebani Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)dengan pajak 1% dari omzet penjualan mulai berlaku  1 Juli, dan PP No. 47/2013 yang membebaskan PPn BM (Barang Mewah) kepada pihak asing atau perwakilan internasional sudah diteken SBY.

"Pajak 1% akan membuat harga produk UMKM meningkat (contohnya warteg dan warung padang dan ini akan membebani rakyat kecil sebagai konsumen)," kata Sekjen OPSI, Timboel Siregar melalui rilis kepada Komhukum.com di Jakarta, Selasa (2/07).

Menurut Timboel Siregar, kenaikan cost ini juga akan mengganggu penyerapan tenaga kerja. Sementara itu, katanya,  orang asing sangat menikmati PP No. 47/2013 tersebut dengan membeli harga barang mewah lebih murah.

"SBY beraninya menekan rakyat kecil dan memanjakan orang asing dan pengusaha besar," katanya.

Alasan Menteri Keuangan Chatib Basri bahwa pengenaan pajak di UMKM ini merupakan proses formalisasi sektor UMKM sehingga lebih mudah mendapat akses perbankan.

"Argumentasi Chatib Basri ternyata sangat berbeda jauh dengan jawaban para bankir yang menyatakan bahwa tidak ada hubungannya antara pengenaan pajak dengan akses perbankan," jelas Timboel Siregar.

Menurutnya, para bankir tetap memandang UMKM seperti perusahaan pada umumnya.

"Chatib Basri telah membohongi rakyat, apalagi SBI sudah naik jadi 6% sehingga bank tdk dgn mudah memberikan pinjaman dgn bunga rendah," tandasnya. (K-5/yan)

Inflasi Tinggi Karena BBM Dinilai Wajar

Selasa, 02 Juli 2013 - 03:41:11 WIB
Inflasi Tinggi Karena BBM Dinilai Wajar
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 


Komhukum (Jakarta) - Wakil Ketua Komisi XI DPR Achsanul Qosasi menilai wajar laju inflasi hingga akhir Juni 2013 tinggi karena kenaikan harga BBM.

"Wajar tahun ini inflasi kita naik karena dipicu oleh kenaikan harga BBM. Ini sifatnya sementara. Mudah-mudahan gejolak ini bisa segera ditekan dalam beberapa bulan ke depan," kata Achsanul usai menguji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia di Gedung DPR, Jakarta, Senin (01/07).

Achsanul mengimbau BI bisa memenuhi kebutuhan rupiah, terutama menjelang Ramadhan. "Kalau saat ini dolar AS semakin menguat, pasar harus segera `disiram` oleh BI dengan begitu banyak dolar agar lebih pasti," katanya.

Namun dia mengakui kebijakan tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada cadangan devisa. "Karena itu, harus diatur aliran dananya bagaimana agar tidak bersamaan dengan kondisi pasar di Indonesia," katanya.

Dia mengatakan pemerintah juga wajib menjaga keseimbangan akan permintaan dan pasokan, terutama menjelang Ramadhan. "Karena itu BI wajib mengelola inflasinya," katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Juni 2013 sebesar 1,03 persen, sehingga inflasi Januari-Juni 2013 mencapai 3,35 persen dan inflasi year on year Juni 2012 sebesar 5,9 persen. Inflasi disumbang dari komponen inflasi umum sebesar 1,03 persen dan inflasi inti 0,32 persen.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami inflasi tertinggi yakni 3,8 persen diikuti bahan makanan yang menyumbang inflasi 1,17 persen.

Laju inflasi tinggi karena kenaikan harga BBM juga terjadi pada Juni 2008 yang menyentuh angka 2,46 persen karena dipicu kenaikan harga BBM bersubsidi pada Mei 2008. (K-4/EIO)

Bekasi Butuh Tambahan Gerbang Tiket Elektronik

Selasa, 02 Juli 2013 - 03:40:20 WIB
Bekasi Butuh Tambahan Gerbang Tiket Elektronik
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 



Komhukum (Bekasi) - Petugas Stasiun Kota Bekasi, Jawa Barat, membutuhkan tambahan sedikitnya tiga unit gerbang tiket elektronik guna memaksimalkan layanan.

"Permintaan ini merupakan konsekuensi dari penembahan jumlah penumpang sejak tarif resmi diturunkan per 1 Juli 2013," ujar Kepala Stasiun Kota Bekasi Harianto, di Bekasi, Senin (01/07).

Menurut dia Stasiun Kota Bekasi di Jalan Ir H Djuanda, Bekasi Timur, saat ini memiliki dua area gerbang tiket elektronik, yakni sepuluh gerbang di utara dan enam gerbang di selatan. "Yang butuh tambahan saat ini ada di area selatan, sebab jumlah penumpangnya saya lihat bertambah sekitar 10 persen," ujarnya.

Menurut dia, pada hari perdana pemberlakuan penurunan tarif dan pelayanan tiket elektronik, tercatat ada 23 ribu penumpang yang melakukan perjalanan kereta dari Kota Bekasi.

Jumlah tersebut kata dia meningkat sekitar 2 ribu penumpang atau setara 10 persen dari pemberangkatan sebelumnya. "Penunpang baru itu rata-rata adalah pindahan dari angkutan kota (angkot) ke kereta karena tarif yang lebih murah," ujarnya.

Pihaknya memprediksi jumlah itu akan terus meningkat mengingat sosialisasi terus dilakukan pihaknya kepada masyarakat terkait perbaikan layanan. Menurut dia, telah terjadi antrean sepanjang 50 meter di masing-masing area gerbang pada puku 06.00 hingga 10.00 WIB pagi tadi.

"Kondisi itu terjadi akibat jam sibuk di hari perdana pemberlakuan tiket elektronik. Namun bila jumlah gerbangnya ideal, hal itu tak perlu terjadi," katanya.

Permintaan terhadap penambahan gerbang itu telah disampaikan pihaknya ke PT KAI. "Mudah-mudahan segera ada respon," katanya. (K-4/EIO)

APEC Sepakati Perlunya Pendekatan Teknologi Inovasi

Selasa, 02 Juli 2013 - 03:39:01 WIB
APEC Sepakati Perlunya Pendekatan Teknologi Inovasi
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 


Komhukum (Medan) - Sebanyak 21 ekonom di APEC menyepakati perlunya pendekatan teknologi dan inovasi untuk semakin meningkatkan pembangunan dan perekonomian negara di Asia Pasifik itu.

"Untuk terealisasinya pendekatan teknologi dan inovasi itu, disepakati melakukan tiga hal yakni peningkatan kapasitas `building`, inovasi dan konektivitas," kata Menteri Riset dan Teknoogi Gusti Muhammad Hatta di Medan, Sumut, Senin (01/07).

Dia mengatakan itu usai pertemuan "Working Group APEC Policy Partnership on Science, Technologi and Innovation" (APEC PPSTI) di Medan 1--2 Juli.

Dia menjelaskan, pelaksanaan tiga hal itu mengacu pada banyaknya potensi riset dan hasil riset yang belum dijalankan atau diproduksi di Indonesia maupun Asia Pasifik, di tengah manfaat riset itu yang cukup besar untuk meningkatkan pembangunan/perekonomian.

Pada pertemuan itu, menurut Menristek, masing-masing negara menyadari perlunya kerja sama meningkatkan riset, memproduksi hasil riset itu yang diharapkan dilakukan sektor swasta dengan dukungan pemerintah.

Semua negara, kata dia, menyadari peningkatan kapasitas building, penciptaan inovasi dan konektivitas itu saling terkait erat.

Kalau hasil riset banyak, tetapi tidak diproduksi/diciptakan, maka akan sia-sia, sementara kalau hasil atau produksi inovasi teknologi itu tidak dikonektiifkan di Asia Pasisfik, maka juga tidak memberikan manfaat besar secara bersama bagi negara anggota APEC itu.

Dengan pertemuan yang melibatkan pemerintah, akademisi dan swasta diharapkan pengembangan teknologi dan inovasi bisa semakin dikembangkan, dan meningkatkan perekonomian di Asia Pasifik.

Apalagi, kata dia, dewasa ini sejumlah negara sudah semakin menyadari perlunya peningkatan kapasitas building, di mana mempermudah seseorang atau kelompok di satu negara melakukan penelitian di negara lain.

Tujuh Bidang
Gusti menjelaskan, sebagai tuan rumah, Indonesia berkesempatan memperkenalkan inovasi teknologi di Indonesia yang dewasa ini sedang memfokuskan pada tujuh bidang.

Tujuh bidang itu yakni bidang kesehatan, energi, "food"/agribisnis/pertanian, komunikasi dan teknologi, kelautan/perikanan, pertahanan dan mineral maju.

"Hasil riset Indonesia sendiri diakui cukup banyak, meski belum banyak diproduksi secara masif sebagai dampak belum kuatnya kerja sama dengan sektor swasta," ucapnya.

Dia memberi contoh, teknolog peningkatan hasil panen padi yang sudah bisa menghasilkan 10 ton per hektare dari rata-rata nasional yang masih enam hektare (bidang pertanian), radioisotop bidang kesehatan untuk terapi kanker (mineral maju), pesawt nirawak (pertahanan) dan mobil listrik.

Ke depannya, dengan semakin disosialisasikannya dan kerja sama dengan swasta baik di masing-masing negara maupun se Asia Pasifik, diharapkan akan semakin banyak riset dan hasil riset yang dproduksi yang pada akhirnya akan semakin memajukan negara di Asia Pasifik, tutur Menristek. (K-4/EIO)

Direktur APEC: Kesepakatan di APEC Lebih Berani

Selasa, 02 Juli 2013 - 03:38:07 WIB
Direktur APEC: Kesepakatan di APEC Lebih Berani
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 


Komhukum (Medan) - Kesepakatan-kesepakatan yang dihasilkan di pertemuan kerja sama ekonomi The Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dinilai lebih berani dari kesepakatan regional termasuk World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia.

"Kesepakatan di negara-engara Asia Pasifik itu terlihat semakin kuat setelah WTO dinilai kurang menggigit atau kekuatannya semakin luntur setelah terjadi kriris keuangan. Kebijakan-kebjakan yang diambil juga belum mampu membuat negara di dunia keluar dari krisis itu," kata Direktur Kerja Sama APEC dan Organisasi Internasional Lainnya, Kementeran Perdagangan, Denny W Kurnia, di Medan, Senin (01/07).

Dia mengatakan itu di sela Committee on Trade and Investment (CTI) Trade Policy Dialogue on Electronic Stewardship di Third APEC Senior Officials Meeting (SOM III) And Related Meetings. Menurut dia, ada tiga hal yang diharapkan dari penyelenggaraan APEC tahun ini.

Ketiga hal itu yakni untuk memperkuat hasil kerja WTO yang berarti memperkuat perdagangan internasional, kemudian untuk mencapai cita-cita "Bogor Goals" yakni tentang liberalisasi perdagangan dan investasi serta konektivitas di negara Asia Pasifik maupun dunia.

Menurut dia, memperkuat sistim perdagangan internasional dan hasil kerja WTO dinilai perlu guna memperkuat perdagangan internasional. "Harus diketahui, APEC dan WTO tidak bisa dipisahkan bahkan saling mendukung satu sama lain," katanya.

Peran APEC sangat penting dalam memberikan masukan dan mendorong konferensi tingkat Menteri WTO yang berwenang menghasilkan aturan-aturan yang mengikat bagi perdagangan dunia.

"Semua negara ingin WTO sukses. WTO bisa dilihat atau dijadikan organisasi yang kredibel dan tajam dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi dunia sehingga dunia khususnya negara di Asia Pasifik semakin maju," ujar Denny.

Sementara kedua yakni pencapaian cita-cita "Bogor Goals" tentang liberalisasi perdagangan dan investasi dinilai sangat penting. "Indonesia maupun negara di kawasan Asia Pasifk bahkan dunia memerlukan pengaturan liberalisasi yang jelas bagi ekspor dan impor. Yang pasti dengan liberalisasi tidak ada negara yang mati tetapi justru bisa semakin maju seperti Indonesa,"katanya.

Denny mengakui, untuk pencapaian itu merupakan tantangan besar seperti tenggat waktu penyesuaian suatu negara terhadap liberalisasi. "Diakui khusus tahun ini Bogor Goals ditinjau ulang karena banyak faktor seperti isu tarif tarif dan non tarif di tengah terjadinya krisis," ujarnya.

Adapun ketiga yang diiharapkan dari penyelenggarana APEC itu adalah konektivitas yang merupakan salah satu pekerjaan rumah yang berat juga di kawasan Asia Pasifik.

Dia menegaskan, konektivitas fisik adalah isu penting yang dibahas pada APEC tahun ini mengingat irfrastruktur transportasi bagi perkembangan ekonomi di kawasan APEC merupakan persoalan tersendiri.

Selain infrastruktur, konektivitas yang juga penting dibicarakan di APEC adalah hubungan pengusaha UMKM dalam hal memasok barang yang dibutuhkan industri besar.

"Bagi Indonesia sendiri yang usahanya berbasis pada sektor UMKM, sangat penting untuk mengkonektivitaskan hubungan UMKM itu dengan perusahaan besar sehingga UMKM itu menjadi dan memiliki kekuatan besar dalam perdagangan Indonesia dan Asia Pasfik bahkan dunia,"kata Denny. (K-4/EIO)

Jelang Mudik, Toyota Gelar Paket Service Berkala

Selasa, 02 Juli 2013 - 03:36:56 WIB
Jelang Mudik, Toyota Gelar Paket Service Berkala
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 


Komhukum (Jakarta) - PT Toyota Astra Motor  kembali menggelar Paket Servis Berkala Jelang Mudik Lebaran yang akan berlangsung di seluruh jaringan bengkel resmi Toyota di Indonesia pada 1-20 Juli 2013.

"Menghadapi kondisi dan situasi perjalanan yang semakin menantang, pelanggan sangat disarankan menyervis kendaraannya ke bengkel resmi Toyota jauh-jauh hari sebelum perjalanan mudik," kata General Manajer Corporate Planning and Public Relation TAM Widyawati di Jakarta, Senin (01/07).

Menurut dia, melalui pelayanan tersebut para pelanggan dapat mempersiapkan kendaraannya dalam kondisi prima sehingga perjalanan mudik ke kampung halaman aman dan lancar.

Perawatan rutin atau servis berkala sangat dianjurkan kepada seluruh pelanggan Toyota karena kedisiplinan merawat kendaraan merupakan kunci agar kendaraan tetap aman, sehat dan terawat. "Program ini merupakan bagian dari edukasi yang dilakukan Toyota kepada pelanggan dalam melakukan perawatan terhadap kendaraannya," tuturnya.

Widyawati mengatakan program, tersebut menawarkan paket servis dengan potongan harga, beberapa suku cadang dan minyak pelumas. Tahun lalu, lanjutnya, unit entry ke bengkel resmi selama program berlangsung mencapai 195.390 unit atau tumbuh sekitar 16,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 167.677 unit.  (K-4/EIO)

Biaya Order PRT Indonesia di Malaysia Rp. 24 Juta

Selasa, 02 Juli 2013 - 12:18:56 WIB
Biaya Order PRT Indonesia di Malaysia Rp. 24 Juta
Diposting oleh : Administrator 

Komhukum (Kuala Lumpur) - Biaya pengambilan pembantu rumah (PRT) asal Indonesia akan dinaikkan dari 4,5 ribu ringgit menjadi 8 ribu ringgit (lebih kurang 24 juta rupiah-red), kata Wakil Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin.

Muhyiddin mengatakan, pemerintah Malaysia menyepakati penetapan biaya pengambilan PRT Indonesia itu setelah memperhitungkan segala biaya yang dikeluarkan kedua belah pihak.

"Ini sudah dikaji oleh semua pihak termasuk Indonesia. Mereka minta dengan alasan tidak mungkin mempertahankan biaya sebelumnya," katanya seperti dikutip berbagai media lokal di Kuala Lumpur, Selasa (2/07).

Muhyiddin mengakui biaya tersebut sesuai meski dinilainya cukup tinggi. "Itu biaya yang kita setujui dengan perbandingan dengan negara penerima lain," katanya.

Keputusan penetapan biaya tersebut merupakan salah satu butir dalam nota kesepahaman 2011 antara Malaysia dan Indonesia mengenai pekerja domestik asal Indonesia, yang tertangguh pelaksanaannya sebelum ini.

Ia mengatakan, perubahan struktur biaya itu dibuat setelah memperhitungkan biaya pelatihan 200 jam, dokumen perjalanan, makanan dan penginapan sebelum diserahkan ke majikan.

Peningkatan biaya tersebut juga sudah termasuk biaya transportasi, pemeriksaan kesehatan, serta bayaran kepada agen di kedua negara.

Sementara itu, pihak berwenang juga memutuskan supaya kebijakan gaji minimum 2012 tidak dikenakan untuk pekerja asing yang menggunakan visa lawatan kerja kerja sementara (PLKS).

Pemerintah juga memutuskan untuk tidak lagi mengeluarkan Journey Perform Visa (JP Visa) mulai 1 Oktober 2013.

JP Visa dikeluarkan untuk WNI yang memasuki Malaysia dengan visa kunjungan sosial untuk mendapat pekerjaan di Malaysia.

Sebelumnya, Persatuan Agensi Pembantu Rumah Asing Malaysia (PAPA) mengumumkan, biaya pengambilan pembantu rumah Indonesia ditetapkan pada 6.500 ringgit. (K-5/el)

Putin: Snowden Boleh Tinggal di Rusia Namun Ada Syarat

Selasa, 02 Juli 2013 - 11:02:55 WIB
Putin: Snowden Boleh Tinggal di Rusia Namun Ada Syarat
Diposting oleh : Administrator 

Komhukum (Moskow) - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (2/07) mengatakan negaranya tidak pernah mengekstradisi siapa pun sebelumnya dan menambahkan bahwa buronan AS, Edward Snowden, bisa tetap berada di Moskow jika ia berhenti melakukan pembocoran rahasia.

"Rusia tidak pernah menyerahkan siapa pun ke mana pun dan tidak berniat untuk melakukannya," kata Putin ketika dihujani pertanyaan oleh para wartawan.

Pertanyaan-pertanyaan dilontarkan kepada Putin seputar nasib sang pembocor rahasia intelijen AS itu yang diyakini bersembunyi di sebuah zona transit bandar udara di Moskow sejak ia tiba dari Hong Kong pada 23 Juni.

Putin pada intinya menyampaikan undangan bagi Snowden untuk tetap berada di Rusia secara permanen jika ia berhenti membocorkan informasi intelijen Amerika Serikat.

"Jika ia (Snowden) ingin tetap berada di sini, ada satu syarat, yaitu ia harus berhenti melakukan tindakan yang bisa merusak mitra-mitra Amerika kita, seaneh apapun hal ini terdengarnya dari saya," kata Putin.

Pemimpin Rusia itu menekankan bahwa agen-agen badan intelijen Rusia tidak bekerja sama dengan buronan AS itu.

"Dia bukan agen kita dan tidak bekerja sama dengan kita," kata Putin. "Agen-agen dinas rahasia kita tidak pernah bekerja sama dengan dia dan tidak akan bekerja sama dengannya sekarang ini." "Dia tidak merasa sebagai seorang agen dinas rahasia, ia menganggap dirinya sebagai pengusung kampanye bagi hak-hak asasi manusia, sebagai penentang baru, seperti Sakharov," kata Putin, merujuk pernyataannya itu kepada pengusung kampanye hak-hak asasi manusia di era Soviet, Andrei Sakharov. (K-5/el)