About

Information

Minggu, 19 November 2017

Perilaku Etika dalam Profesi Akuntansi

AKUNTANSI SEBAGAI PROFESI DAN PERAN AKUNTAN

Karakteristik Profesi:
1.    Memiliki “body of Knowledge” khusus
2.    Adanya pendidikan resmi utk memperoleh pengetahuan tertentu
3.    Adanya standar kualifikasi profesi yg mengatur ijin profesi
4.    Adanya standard perilaku yg mengatur hubungan antara praktisi dgn klien, rekan kerja & publik
5.    Pengakuan terhadap status
6.    Bertanggung jawab sosial atas pekerjaan yg dilakukan
Adanya organisasi sbg wujud tanggung jawab social

Karakteristik Profesional (Huebner, 1915):
1.    Melibatkan Pekerjaan/karier yang bermanfaat dan benar (attitude of Mind)
2.    Memerlukan “expert knowledge”
3.    Dalam menerapkan knowledge harus menghindari “selfish commercial view”
4.    Semangat loyalitas pada profesi dan menjauhi perilaku tdk profesional yg memalukan profesi

Yang menjadi tanggung jawab seorang Akuntan diantaranya:
1.    Bersikap kompeten dan memahami “the art and science of accounting
2.    Memperhatikan kepentingan klien dan menghindari usaha mengambil keuntungan dari klien
3.    Melayani kepentingan public

EKSPEKTASI PUBLIK

Ekspektasi publik terhadar seorang Akuntan ialah:
1.    Memiliki keahlian teknis yang tinggi
2.    Menjalankan tugas profesionalnya dgn baik sesuai nilai-nilai etika
3.    Tugas yang dijalankan bermanfaat bagi public
Melihat ekspektasi publik diatas terhadap para Akuntan, oleh karena itu seorang Akuntan harus memahami jati diri, tugas, hak, dan nilai-nilai etis dari Akuntan itu sendiri.

NILAI-NILAI ETIKA VS TEKNIK AKUNTANSI ATAU AUDITING

Mana yang lebih penting: nilai etika atau teknik akuntansi/auditing?
Tanpa etika:
1.    Kepercayaan yg diperlukan dalam fiduciary relationship tidak dapat dipertahankan
2.    Hak akuntan akan terbatas
3.    Independensi makin berkurang
Oleh sebab itu nilai etika sangatlah penting jika dibandingkan dengan teknik akuntansi atau auditing itu sendiri.

PERILAKU ETIKA DALAM PEMBERIAN JASA AKUNTAN PUBLIK

Jasa akuntan diantaranya ialah:
1.    Sistem dan praktik pelaporan keuangan dan akuntansi
2.    Auditing terhadap laporan keuangan
3.    Proyeksi keuangan: pembuatan, analisis, dan audit
4.    Perpajakan: pembuatan tax return dan konsultasi pajak
5.    Kebangkrutan: Konsultasi
6.    Pengambilan keputusan: Analisis
7.    Pengendalian Manajemen: Konsultasi dan desain sistem
8.    Hubungan komersial dan perusahaan: Konsultasi umum

Dari sekian banyaknya jasa yang diberikan oleh seorang akuntan, masih adakah lagi pertimbangan untuk meniadakannya etika?

0 komentar:

Posting Komentar