About

Information

Kamis, 07 Januari 2016

Analisis Laporan Keuangan Koperasi

Koperasi Indonesia adalah organisasi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan (Pandji dan Ninik, 2007:4). Tujuan Koperasi yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya  dan juga masyarakat.

Dikarenakan koperasi bertugas menghimpun dana para anggotanya dan juga masyarakat, oleh karena itu koperasi membuat dan menyusun laporan keuangan sebagai informasi yang menyeluruh tentang keadaan harta, hutang, modal, hasil pendapatan, serta biaya-biaya yang dikeluarkan oleh koperasi yang berguna bagi koperasi tersebut dan bagi pihak lain yang berkepentingan. Dalam menyusun laporan posisi keuangan ini, koperasi harus berlandaskan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan juga harus memenuhi aturan perpajakan serta aturan lainnya sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum (PABU) untuk memenuhi kebutuhan pemakainya.

Menurut Warsono, laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kepengurusan sumber daya ekonomi yang dimiliki oleh entitas dan analisis laporan keuangan bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perkembangan organisasi koperasi tersebut dari tahun ke tahun dan efektivitas pengelolaannya. Analisis Laporan Keuangan dapat diketahui dari laporan keuangan yang terdiri dari neraca dan laporan laba rugi.

Berikut ini adalah contoh Laporan Keuangan dari Koperasi Simpan Pinjam Ventura Indah tahun 2013 (Edited) :

Neraca
Merupakan suatu daftar yang berisi ringkasan harta, kewajiban, dan modal usaha pada saat tertentu.



Laporan Laba Rugi
Adalah laporan yang berisi ringkasan pendapatan dan biaya untuk jangka waktu tertentu.














Pada neraca periode sebelumnya (2012) SHU sejumlah Rp. 820.000. Pada periode ini SHU sejumlah Rp. 675.000 sehingga itu menerangkan bahwa dari periode 2012 ke periode 2013 telah mengalami kenaikan 21%

Sumber :
Buku Koperasi Tantri
Wikipedia
Analisis Laporan Keuangan Ratih Handayani, Erni Unggul Sedya Utami dan Galih Wicaksono.

0 komentar:

Poskan Komentar