About

Information

Rabu, 17 April 2013

Besok, MUI Konfrontasi Adi Dan Eyang Subur

Jumat, 12 April 2013 - 09:45:40 WIB
Besok, MUI Konfrontasi Adi Dan Eyang Subur 
Diposting Oleh : Administrator 

Komhukum (Jakarta) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) rencananya akan memanggil Adi Bing Slamet dan Eyang Subur untuk mengkonfrontasi pengakuan keduanya. Sebab, keduanya terlibat perseteruan yang menjadi sorotan media massa nyaris setiap hari.

"Karena itu kami undang Adi Bing Slamet dan Insya Allah hari Sabtu kami akan undang Pak Subur, untuk mengetahui yang mana di antara keduanya yang benar," ucap Ketua Tim Investigasi sekaligus Ketua MUI, Prof, DR. Umar Shihab, Kamis, (11/04) malam di kantornya.

MUI akan meminta keterangan dari Adi maupun Eyang Subur untuk mengetahui duduk perkaranya supaya bisa mengorek siapa yang benar atau salah. Mengingat keduanya sama-sama memiliki pendapat berbeda. Apalagi menyangkut ajaran yang disebut sesat.

"Adi dan Pak Subur datang ke sini untuk meminta bagaimana yang benar, prinsip yang benar yang sesuai akidah Islam. Kami ingin umat Islam tidak terpengaruh kepada aliran yang mungkin dianggap sesat," terangnya.

Apakah Adi dan Eyang Subur nantinya akan dipertemukan? "Itu belum pasti, yang ada sekarang Majelis Ulama Indonesia membentuk Tim investigasi," tandasnya.

Sementara itu, dari pihak Eyang Subur tidak bisa dipaksakan mengakui suatu kesalahan yang tidak pernah diperbuatnya. Apalagi Eyang Subur harus menyampaikan permintaan maaf, seperti yang diminta Adi Bing Slamet.

"Kalau ini dipaksakan, siapa yang mau jika tidak salah tapi disuruh mengakui kesalahan. Kalau adi memaksakan Eyang Subur salah," ucap Ramdan Alamsyah, kuasa hukum Eyang Subur, Kamis, (11/04), saat ditemui di Komplek Bumi Anggrek, Bekasi.

Makanya, Ramdan datang untuk menemui Adi Bing Slamet di kediamannya. Ia ingin bersilaturahmi sekaligus bermusyawarah dengan putra komedian lawas almarhum Bing Slamet itu.

Namun, sayangnya Ramdan tidak bisa menemuinya. Adi tidak sedang berada di rumah. Pagi tadi, ia sedang menjadi host tamu dalam acara musik Dahsyat RCTI, di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Terutama untuk membahas permintaan Adi yang diucapkannya kepada awak media.

"Kemarin kan Adi sempat bilang dia mau damai kalau ada dua syarat. Pertama, Eyang harus mengaku salah, mengaku mengajarkan ajaran sesat. Kedua minta maaf ke korban," ucapnya.

Kedatangannya itu sebagai itikad baik untuk menyelesaikan masalah yang sampai sekarang masih berlanjut dan belum menemui jalan keluarnya. "Kami menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini," jelasnya. (K-5/Roy)

0 komentar:

Posting Komentar