About

Information

Rabu, 17 April 2013

Grup Band Unik, Pelestari Lagu-lagu Koes Plus

Sabtu, 13 April 2013 - 09:50:35 WIB
Grup Band Unik, Pelestari Lagu-lagu Koes Plus
Diposting Oleh : Administrator 


Komhukum (Jakarta) – Alunan musik yang merdu dipadu dengan suara vocal yang merdu khas Koes Plus membuai para penggemar grup musik legendaris itu untuk mengingatkan momori-memori masa lalu ke masa kini. Uniknya, suara merdu itu dibawakan oleh anak-anak muda yang tergabung dalam sebuah grup band bernama BPlus.

Keunikan musik dan lagu Koes Plus itu menyemangati grup band BPlus untuk melestarikan karya-karya legenda musik Indonesia itu.  Sudah diketahui bersama, grup Band Koe Plus sudah melegenda dalam jagat musik Indonesia. Lagu-lagunya yang sederhana mudah diingat oleh masyarakat kalangan atas maupun kalangan bawah.
 
“Koes Plus sudah mewakili genre musik macam-macam, ada pop, melayu, dangdut, rock, kerconcongan bahkan qasidahan, dan lain-lain. Menurut kami Koes Plus itu ibarat kamus musik yang tidak habis-hasinya. Jadi kita pilih jadi band pelestari  Koe Plus,” kata salah seorang personel grup band BPlus Heri kepada Komhukum.com usai tampil di Metropol, Megaria, Cikini, Jakara Pusat, Selasa (9/04) malam.

Grup band yang digawangi oleh empat orang personel  yaitu Heri (ritme),  Mamen (Drum), Acil, dan Pipien itu berobsesi ingin melestarikan aliran musik Koes Plus dan sekaligus memasyarakatkan kembali lagu-lagunya ke tengah-tengah pecinta musik Indonesia. Keempat personel ini selain lihai memainkan alat musik, mereka juga sekaligus menjadi vokalis BPlus.
 
Bagi mereka Koes Plus telah mewariskan kepada generasi muda Indonesia berupa karya-karya musik dan lagu anak bangsa yang tetap aktual oleh karena itu perlu dilestarikan. Menurut mereka Koes Plus telah memperkenalkan kepada masyarakat musik asli (original) Indonesia, oleh karena itu sangat unik.

“Mereka benar-benar memperkenalkan musik  asli Indonesia, ada nada pentatonisnya, ada lagu Jawa, juga lagu daerah. Harmonisasi kita mainkan dengan musik daerah misalnya nada pentatonik seperti Koes Plus itu akan lain sendiri. Itu menjadi musik original kita sendiri,” tutur Heri.

BPlus yang berdiri tahun 2000 itu sampai saat ini para personelnya mengaku sudah menguasai lebih dari 500 lagu karya Koes Plus. Padahal menurut Heri, Koes Plus sampai tahun 2000 menghasilkan karya sudah lebih dari 1.500 lagu.

Mereka pun berusaha memilih dan memilah lagu-lagu Koes Plus untuk kemudian ditampilkan saat manggung di atas panggung.  Menurut mereka dari 114 album yang dihasilkan Koes Plus kemudian dipilih lagu-lagu baik yang populer maupun tidak.  “80% lagu-lagu Koes Plus itu enak dinikmatai. Dinikmati oleh kalangan elit dan masyarakat bawah. Itu yang menjadi alasan kami memilih Koes Plus untuk dilestarikan,” kata mereka.

“Kami juga berusaha menampilkan lagu Koes Plus yang belum hit untuk menjadi hit di masyakarat,” kata mereka.

Grup band BPlus ini memiliki jadwal tetap manggung di Jakarta, awalnya mereka manggung di pasar Seni Ancol. Tapi sekarang mereka punya jadwal manggung tetap dan regular hari Selasa di Metropole, Megaria, Cikini pukul  20.00 - 23.00 WIB. Hari Kamis mereka manggung di Hotel Borobudur waktunya sama, kemudian hari Minggu di Bekasi waktunya siang hari. Selain itu mereka juga punya jadwal tetap hari Sabtu-Minggu manggung di luar luar kota. “Kami tanggal 20 April besok akan ke Pekanbaru,” kata Heri sambil tersenyum renyah.

Sudah 13 tahun sampai tahun 2013 ini grup band BPlus mencoba untuk menyuguhkan karya-karya original Koes Plus, tetapi mereka merasakan belum puas. Karena menurut mereka, semakin mempelajari musik dan karya-karya legenda musik Indonesia itu, mereka semakin merasa masih kekurangan.

“Nilai Koes Plus itu dia musisi sekaligus mereka juga penyanyi. Yang unik adalah kita main musik juga sekaligus menyanyi.  Dan sampai sekarang Mas Yon yang sudah berusia 70 tahun itu masih mengibarkan bendera Koes Plus,” kenang Heri. (K-2/yan)

0 komentar:

Posting Komentar