Kamis, 11 April 2013 - 13:39:44 WIB
Kementerian BUMN Rombak Direksi Angkasa Pura I
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis
"Perubahan ini adalah dalam rangka mendukung upaya pencapaian tujuan perusahaan dan optimalisasi pelaksanaan tugas anggota direksi," kata Sekretaris Perusahaan PT. Angkasa Pura I, Farid Indra Nugraha dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (11/04).
Menurut Farid, perombakan itu juga bertujuan untuk mengantisipasi perubahan bisnis kebandarudaraan ke depan serta rencana strategis pengembangan bandara-bandara yang merupakan di lingkungan Angkasa Pura I.
Ia menuturkan, perombakan itu ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN No. SK-208/MBU/2013 tanggal 10 April 2013 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT. Angkasa Pura I.
Susunan yang berubah antara lain Harjoso Tjatur Prijanto dari Direktur Operasi dan Teknik PT. Angkasa Pura I, untuk selanjutnya akan menjalankan tugas barunya sebagai anggota Dewan Pengawas Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI).
Sedangkan posisi Direktur Utama masih dipegang oleh Tommy Soetomo.
Sebagaimana telah diberitakan, sebanyak 12 bandar udara baru akan dioperasionalkan di berbagai daerah di Indonesia pada tahun 2013.
"Kementerian Perhubungan telah merencanakan mengoperasikan 12 bandar udara baru pada tahun 2013," kata Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan.
Ke-12 bandara baru tersebut, antara lain Bandara Kuala Namu (Medan), Bandara Muara Bungo (Jambi), Bandara Pekon Serai (Lampung Barat), Bandara Bone (Sulawesi Selatan), Bandara Bawean (Jawa Timur), Bandara Sumarorong (Mamasa), dan Bandara Kufar (Seram Timur).
Selain itu, bandara baru lainnya adalah Bandara Tual Baru (Maluku), Bandara Saumlaki Baru (Maluku), Bandara Waisai (Raja Ampat), Bandara Kamanap Baru (Serui), dan Bandara Waghete Baru. "Rencananya pembangunan bandara-bandara ini ditargetkan beroperasi tahun ini," katanya. (K-2/yan)







0 komentar:
Posting Komentar