About

Information

Rabu, 17 April 2013

Kisah Dan Harapan Tak Berpenghujung di Pantai Tiku

Senin, 15 April 2013 - 13:57:40 WIB
Kisah Dan Harapan Tak Berpenghujung di Pantai Tiku
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Sumbar) - Objek wisata pantai Pasi Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat kini menjadi buruan para pecinta alam dan pantai karena pesona keindahan alamnya yang tak terlukis megahnya.

Pancaran geluyuran ombak pantai yang memecah di pinggiran dan deburan pasir yang berkilau kemerahan membuat orang sering menggelari pantai ini sebagai "Pantai mutiara".

Hemat saya, gelaran ini merupakan hal yang pantas disandang ketika mata dan kepala sendiri menyaksikan panorama di pantai pasi tiku. Hal ini karena nagari di pesisir Kabupaten Agam ini memang sangat indah bak untaian mutiara mutu manikam.

Keindahan yang tak pernah lekang oleh waktu. Sebab, Kebesaran nama Tiku ini sudah menyebar sejak zaman dulu kala ketika di pantainya kapal-kapal dagang Inggris, Portugis dan Belanda berebut merapat untuk menampung berbagai rempah dari pedalaman Sumbar seperti pala, kulit manis (casiaverra), cengkeh dan lain-lain yang banyak tumbuh di sepanjang kawasan pesisir dan pedalaman Sumbar.

Bahkan sampai sekarang bekas-bekasnya masih bisa dilihat di sekitar Lubuak Basuang, Manggopoh dan Danau Maninjau. Pala, kulit manis dan cengkeh banyak tumbuh di kawasan tersebut.

Kita masih bisa melihat bangunan berarsitektur kolonial di pusat Kenagarian Tiku, meskipun kondisinya sudah tak terawat sama sekali, bahkan boleh dikatakan hampir runtuh. Pas di pinggir jalan raya Pariaman – Lubuak Basuang atau Pariaman – Pasaman Barat. Tepatnya di pasar Tiku.

Namun bukan aspek historis itu yang membuat saya terkesan dengan pesona Pantai Tiku. Sebab ketika tapak kita menginjak pantai ini maka orang akan mengagumi dan berbicara mengenai pantai dan lagunanya. 

Arus lalu lintas yang bebas dan letaknya terbuka menambah pesona keindahan alamiahnya. Tanpa harus repot-repot memasuki gerbang ini itu, dari pinggir jalan saja Anda turun dan permisi masuk ke ladang kelapa penduduk setempat Anda sudah bisa menikmati keindahan asri laguna Tiku, karena memang laguna nan cantik itu terletak di belakang rumah penduduk saja. Alangkah beruntungnya punya lanskap seindah itu di belakang rumah.

Selain itu, deretan pohon kelapa yang meneduhi telaga bening di tepi pantai tersebut sungguh sangat menyejukkan jiwa yang memandanginya. Apalagi kalau pas sunset, tak terkatakan indahnya. Bahkan beberapa orang berpendapat kalau sunset di Tiku adalah sunset terindah di Sumatera Barat.

Seperti obyek-obyek wisata Sumbar yang belum tersentuh tangan lainnya, laguna Tiku menunggu sentuhan investor yang betul-betul mengerti pariwisata. Jangan sampai kawasan seindah ini jatuh ke tangan para petualang pariwisata yang bisanya hanya melihat keuntungan saja, tanpa memikirkan pentingnya pemeliharaan dan perawatan lingkungan. Sebab hasil akhirnya nanti bisa-bisa hanya akan mengundang wisatawan lokal kelas rendahan, yang suka makan nasi bungkus lalu membiarkan sampahnya berserakan di mana-mana.

Atau yang suka membangun panggung kayu lalu menggelar dangdutan di atasnya, yang bisa mengundang wisatawan tak berkelas ke kawasan itu, atau membangun gazebo-gazebo seadanya tempat duduk-duduk para kurawa atau pasangan-pasangan mesum yang suka pacaran di sembarang tempat.

Karena sesungguhnya laguna Tiku benar-benar tak pantas untuk itu. Dia harus disentuh investor berkelas, yang tahu selera bagus, karena laguna Tiku benar-benar kawasan pilihan yang tidak kalah dengan obyek-obyek wisata berkelas lainnya di Indonesia. Sentuhanlah yang akan membedakannya, yang akan membuatnya tetap asri dan terpelihara selamanya atau sebaliknya: membuatnya layu tak berseri.

Dari Padang melewati jalan beraspal mulus ke Pariaman, terus menyusuri pantai ke Sungai Limau dan akhirnya sampai ke Tiku. Jaraknya hanya sekitar 100 kilometer dengan kondisi jalan yang rata tanpa turunan dan tanjakan atau belokan tajam. Terdapat 11 SPBU yang siap melayani Anda di sepanjang jalan. Para pengunjung pasti tak akan berhenti berkisah ketika telah menikmati keindahan pantai dan bermain ombak di Pantai Tiku. (K-5/el)

0 komentar:

Posting Komentar