About

Information

Kamis, 30 Mei 2013

Rusunawa Komarudin Jadi Tempat Pacaran Anak Muda

Kamis, 30 Mei 2013 - 16:04:48 WIB
Rusunawa Komarudin Jadi Tempat Pacaran Anak Muda
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Umum 


Komhukum (Jakarta) - Akibat tidak terawat dan sempat terbengkalai, rumah susun sewa (rusunawa) Komaruddin di Jalan Pangeran Komaruddin, RT 04/08, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, kerap menjadi tempat untuk memadu kasih para pasangan muda.

Tasin (50), mantan petugas keamanan Rusun Komaruddin mengatakan rusun yang sudah tak terawat dan terbengkalai tersebut dulunya merupakan salah satu dari rusunawa yang dihibahkan oleh Kementerian PU kepada Pemprov DKI. Namun karena kondisinya yang kurang terawat rusun tersebut saat ini menjadi tempat persinggahan anak muda.

"Kalau siang tempat ini jadi lokasi ngadem, anak-anak sekolah yang bolos. Tapi kalau malam, kalau sampai jam 9 masih ada yang nongkrong saya usir," tegasnya.

Dirinya melanjutkan mulai tak terurusnya rusun tersebut sejak empat petugas keamanan rusunawa tidak diperpanjang masa tugasnya termasuk dirinya.

Sebelumnya mereka juga sempat tidak mendapat gaji selama satu tahun dari  pengembang yang memperkerjakan para petugas keamanan lepas tangan.

"Kami nggak dibayar setahun, jadi nggak dijaga. Ditanyakan kepada para kontraktor katanya sudah diserahkan ke Kementerian PU, padahal kami ini tidak mengenal orang-orang Kementerian PU, karena yang memperkerjakan kami kontraktor. Ada tiga kontraktor yang membangun rusun ini, yaitu PT. PP, PT. Adhi Karya, dan PT. Jet. Masing-masing membangun dua blok rusun," papar Tasin.

Dihubungi secara terpisah Penanggung Jawab Rusun Wilayah Jakarta Timur, Hendiansyah mengatakan bahwa Rusunawa komarudin merupakan rusun APBN, yang diberikan dari Kementerian PU kepada Pemprov DKI dan dirinya menuturkan bahwa  pihaknya sudah melakukan peninjauan ke lokasi rumah susun tersebut.

"Kita sudah tinjau kesana dan masih dilakukan pengecekan apa saja yang harus diganti, diperbaiki lagi," ujarnya.

Dirinya menerangkan belum dapat memastikan proses perbaikan dan penambahan fasilitas seluruh blok tersebut rampung.

Dikatakan, setelah proses perencanaan, pihaknya akan segera menggelar lelang yang sesuai Peraturan Presiden, akan dilaksanakan selama 45 hari. Untuk pengerjaan diharapkan sudah dapat dilakukan mulai bulan Agustus hingga September. "Setelah ada pemenang lelang, langsung dikerjakan," katanya. (K-5/el)

0 komentar:

Poskan Komentar