About

Information

Selasa, 28 Mei 2013

Wali Kota Osaka Bantah Pernyataan Mengenai "Perempuan Penghibur"

Selasa, 28 Mei 2013 - 00:38:24 WIB
Wali Kota Osaka Bantah Pernyataan Mengenai "Perempuan Penghibur"
Diposting oleh : Administrator 

Komhukum (Tokyo) - Wali Kota Osaka Toru Hashimoto, Senin (27/05), dalam pertemuan Foreign Correspondents' Club of Japan, membantah ia mengeluarkan pernyataan mengenai apa yang disebut "perempuan penghibur" masa perang.

Hashimoto mengatakan ia sama sekali tidak bermaksud mengatakan perempuan yang dipergunakan sebagai budak seks selama masa perang itu perlu.

Politikus Jepang tersebut mengecam media karena "melaporkan hanya sebagian dari masing-masing pernyataannya" dan laporan media itu terputus dari konteks secara keseluruhan.

Hashimoto mengatakan ia menyatakan angkatan bersenjata semua negara di dunia tampaknya telah memerlukan perempuan "selama perang pada masa lalu". 

Namun kata-katanya dilaporkan secara keliru oleh media seakan-akan "ia sendiri berpendapat perlu bagi angkatan bersenjata untuk memanfaatkan perempuan dan ia mentolerir itu".

Namun meskipun membantah telah mengatakan sistem perbudakan masa perang oleh Jepang itu perlu, Hashimoto meminta maaf kepada Angkatan Darat AS karena telah mengatakan kepada komandan AS di Okinawa, "penggunaan industri hiburan dewasa yang diterima secara hukum di Jepang mesti dipertimbangkan".

"Saya mengerti pernyataan saya dapat ditafsirkan sebagai penghinaan buat pasukan AS dan rakyat Amerika, sehingga itu tidak layak. Saya mencabut pernyataan itu dan menyampaikan permintaan ma'af," kata Hashimoto dalam satu taklimat, sebagaimana dilaporkan Xinhua yang dipantau  di Jakarta, Senin (27/05) sore.

Toru Hashimoto, politikus sayap-kanan yang bersuara lantang serta pemimpin Partai Pemulihan Jepang, dilaporkan dijagokan sebagai perdana menteri masa depan Jepang kendati mengeluarkan serangkaian komentar kontroversial. (K-5/el)

0 komentar:

Poskan Komentar