About

Information

Senin, 24 Juni 2013

Kabut Asap Selimuti Pencakar Langit Malaysia

Senin, 24 Juni 2013 - 00:59:38 WIB
Kabut Asap Selimuti Pencakar Langit Malaysia
Diposting oleh : Administrator

Komhukum (Kuala Lumpur) - Gedung-gedung pencakar langit seperti Menara Kembar Petronas, Menara Kuala Lumpur, dan gedung lainnya yang ada di kawasan Kuala Lumpur (KL) beberapa hari ini diselimuti oleh tebalnya kabut asap yang melintasi ibukota negara Malaysia ini.

Dari pantauan di Kuala Lumpur, Minggu (23/06) Menara Kembar sebagai ikon kota Kuala Lumpur, terlihat diselimuti oleh kabut asap yang cukup tebal, bahkan sejumlah wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut menggunakan masker pelindung hidung.

Begitu pula gedung-gedung tinggi dan sejumlah hotel di pusat kota KL terlihat samar akibat adanya debu asap yang merupakan kiriman dari kebakaran hutan di Riau. Wisatawan di sekitar kawasan menara kembar Petronas terpaksa mengenakan masker dan hanya bisa melihat bayang-bayang menara ikon Malaysia tersebut akibat kabut asap yang menyelimuti Kuala Lumpur dan sekitarnya.

Indeks Pencemaran Udara (IPU) di Kuala Lumpur mencapai level 112 atau tidak sehat. Di Muar, Johor, IPI hari ini bahkan sudah mencapai level 690 atau berbahaya untuk kesehatan. Kiriman asap tebal tersebut memang cukup mengganggu aktivitas masyarakat terutama untuk bepergian di hari libur ini. Bahkan sejumlah warga Kuala Lumpur memilih untuk tetap di rumah agar tidak terkena kabut asap.

Kabut asap di kota Kuala Lumpur ini sepertinya sudah mengganggu masyarakat sehingga banyak yang memilih untuk menahan diri tidak keluar. "Saya pilih di rumah dan memilih bekerja saja di rumah," kata Lili Yulyadi, penghuni sebuah kondominium di kawasan Kuala Lumpur, Malaysia.

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur menyatakan telah melakukan pendekatan dengan Pemerintah Malaysia guna menjelaskan langkah-langkah yang diambil Pemerintah terkait penanggulangan bencana tersebut dan siap membantu serta bekerja sama dalam rangka pemulihan kehidupan masyarakat di kedua negara. "Kami telah melakukan pembicaraan dengan pihak Putrajaya terkait masalah ini," kata Wakil Duta Besar RI Untuk Malaysia, Mulya Wirana.

Pemerintah Indonesia dalam pernyataannya, Sabtu, menyatakan keprihatinan dan penyesalan atas terjadinya kabut asap akibat pembakaran hutan oleh pihak tak bertanggungjawab, yang mengganggu kehidupan masyarakat, termasuk di negara tetangga Malaysia dan Singapura.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan seluruh instansi pemerintah di pusat dan daerah untuk melakukan langkah konkrit dan berkoordinasi untuk memadamkan titik-titik api yang timbul. Upaya penegakan hukum juga akan dilakukan dengan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab atas terjadinya musibah kabut asap tersebut. (K-4/EIO)

0 komentar:

Poskan Komentar