About

Information

Rabu, 26 Juni 2013

Panda Merah yang Hilang Ditemukan di Washington

Rabu, 26 Juni 2013 - 02:03:29 WIB
Panda Merah yang Hilang Ditemukan di Washington
Diposting oleh : Administrator 

Komhukum (Washington) - Panda merah yang masih belia dan bernama Rusty ditangkap kembali sekitar 1,6 km dari kebun binatang Smithsonian, setelah menghilang semalaman, pihak kebun binatang mengatakan.

Satwa seukuran rakun itu ditemukan di lingkungan Adams Morgan. Pawang hewan dari kebun binatang segera tiba di lokasi untuk memojokkannya dan menggiring si panda, demikian pihak kebun binatang dalam pernyataannya, lapor Reuters.

"Rusty sudah kembali dari jalan-jalan ke Adams Morgan dan sudah menjalani pemeriksaan di klinik hewan kami," Kebun Binatang Smithsonian menulis dalam Twitter pada Senin.

Pagi hari sebelumnya, sebuah foto diunggah ke Twitter oleh seorang warga Ashley Foughty memperlihatkan Rusty, dengan ekor panjang, bulu seperti serigala dan telinga lebar, wajah putih sedang berlari-larian di lingkungan yang rindang dan deretan rumah serta kelab malam.

Rusty yang baru beberapa minggu dipamerkan itu disadari tidak berada di kandangnya lagi ketika pemelihara akan memberi makan hewan itu bersama pasangannya, Senin pagi, kata pihak kebun binatang. Panda itu tiba di tempat tersebut beberapa bulan lalu dari kebun binatang anak Lincoln di Nebraska.

Satwa jantan itu akan genap berusia setahun pada bulan depan. Rusty dipasangkan dengan Shama, panda betina berumur 5 tahun -- yang pada 2010 melahirkan bayi panda merah di kebun binatang untuk pertamakalinya dalam 15 tahun.

Seperti halnya panda raksasa di China, panda merah hanya mempunyai masa subur yang amat singkat, sekali dalam setahun, yang kemudian bisa membuatnya hamil, demikian keterangan dari laman kebun binatang.

Panda merah bisa ditemukan di China, Myanmar dan Nepal. Mereka masih satu kerabat dengan rakun, sigung dan musang. Panda merah tergolong jenis yang rentan atau menjadi langka kecuali jika kehilangan habitat hidupnya bisa dicegah. (K-4/EIO)

0 komentar:

Poskan Komentar