About

Information

Kamis, 27 Juni 2013

Rujak Cingur Dinobatkan Sebagai Makanan Bergizi

Rabu, 26 Juni 2013 - 20:39:13 WIB
Rujak Cingur Dinobatkan Sebagai Makanan Bergizi
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 


Komhukum (Surabaya) - Perhimpunan Peminat Gizi Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia menobatkan rujak cingur khas Kota Surabaya sebagai makanan tradisional yang mengandung gizi yang seimbang.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan penobatan itu diberikan pada saat acara Penghargaan Peduli Gizi 2013 Kategori Pangan Sepinggan Tradisional yang digelar Pergizi di Balai Kartini Jakarta, Rabu (26/06).

"Pemerintah Kota Surabaya memang sudah sejak dulu berkomitmen menjadikan rujak cingur sebagai kuliner heritage," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pemkot memandang makanan yang terdiri dari cingur, buah-buahan, sayuran, dan racikan bumbu rujak uleg itu merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan.

Oleh karenanya, setiap tahun di Surabaya digelar Festival Rujak Uleg yang selalu dibanjiri ribuan orang.

Upaya lain yang ditempuh pemkot yakni dengan mendaftarkan rujak cingur ke UNESCO, organisasi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang membidangi masalah pendidikan, sains, dan budaya.

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pengakuan bahwa rujak cingur merupakan makanan khas warisan budaya dari Surabaya.

"Penghargaan ini kami dedikasikan bagi masyarakat Surabaya yang telah ikut berpartisipasi menjadikan rujak cingur sebagai makanan khas tradisional Surabaya. Semoga rasa memiliki warga terhadap rujak cingur tidak pernah luntur," katanya.

Sebelum menetapkan pemenang, tim juri telah melakukan serangkaian proses penilaian sejak Februari 2013 yakni diawali dengan survei ke lapangan dan studi literatur.

Pada fase ini, tim penilai mencermati nama, bahan atau komposisi, resep, pengolahan, dan foto penyajian. Penjurian dilanjutkan dengan diskusi bersama narasumber tentang beberapa makanan tradisional yang dinominasikan.

Risma mengatakan bahwa Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Hardinsyah menetapkan rujak cingur sebagai pangan sepinggan tradisional khas Surabaya yang bila diolah dan disajikan secara baik dan benar dapat melengkapi pemenuhan gizi seimbang, meningkatkan pangan lokal dan ekonomi masyarakat, sehingga layak meraih penghargaan Peduli Gizi 2013.

Hardinsyah juga berharap agar penghargaan ini dapat turut mempromosikan rujak cingur di skala Nasional maupun Internasional. Dengan demikian, akan berdampak pada meningkatnya potensi ekonomi di Surabaya. (K-5/el)

0 komentar:

Poskan Komentar