About

Information

Kamis, 20 Juni 2013

Transaksi Saham Harian Capai Rp. 6,9 Triliun

Kamis, 20 Juni 2013 - 02:14:57 WIB
Transaksi Saham Harian Capai Rp. 6,9 Triliun
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 


Komhukum (Jakarta) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan saat ini rata-rata nilai transaksi saham harian di bursa mencapai Rp. 6,9 triliun atau melampaui target 2013 sebesar Rp. 5,6 triliun karena dukungan likuiditas domestik yang positif.

Direktur Utama BEI, Ito Warsito, di Jakarta, Rabu (19/06) mengatakan, peningkatan rata-rata nilai transaksi saham harian itu menandakan aktivitas perdagangan di pasar modal Indonesia dalam kondisi positif.

"Bahkan indeks sempat menyentuh posisi tertinggi 5.214 meskipun akhir-akhir ini IHSG BEI mengalami penurunan namun secara alamiah pergerakan indeks masih normal," ujarnya.

Ia meyakini industri pasar modal Indonesia masih direspon positif oleh investor, apalagi ekonomi domestik juga masih mencatatkan pertumbuhan. "Pelaku asing juga masih mencatatkan pembelian murni di pasar saham hingga saat ini," kata dia.

Ito mengungkapkan keputusan Bank Indonesia yang menaikkan bunga acuan (BI rate) menjadi salah satu langkah antisipatif dalam mendorong ekonomi domestik di tengah kondisi global yang cenderung melambat.

"Tentunya kita apresiasi BI yang telah meningkatkan BI rate, hal itu merupakan salah satu langkah antisipatif, tetapi pelaku pasar modal juga sedang menunggu keputusan harga BBM oleh pemerintah, hal itu juga telah lama menjadi perhatian investor asing," ucapnya.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Samsul Hidayat, menambahkan, untuk meningkatkan likuiditas di pasar modal agar lebih baik salah satunya dengan menerapkan penurunan saham dalam satuan lot. "Secara teknikal, kebijakan itu akan mendorong transaksi meningkat," kata dia.

Namun, lanjut dia, kebijakan tentang perubahan itu bukanlah hal yang langsung dapat dilaksanakan, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan BEI. "Ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu waktu, harga dan besaran atau volume. Kami juga sudah melakukan kebijakan memajukan atau mempercepat jam pembukaan perdagangan bursa," ujar Samsul. (K-4/EIO)

0 komentar:

Poskan Komentar