About

Information

Selasa, 25 Juni 2013

BBM Naik Puluhan Pedagang Gulung Tikar

Selasa, 25 Juni 2013 - 12:11:56 WIB
BBM Naik Puluhan Pedagang Gulung Tikar
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 


Komhukum (Jakarta) - Dampak dari Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sudah mulai terasa antara lain melambungnya harga kebutuhan pokok.

Akibatnya puluhan pedagang yang tak sanggup mengikuti harga pasar harus gulung tikar sementara waktu.

Berdasarkan pantauan di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, komoditas yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan adalah komoditas daging ayam potong broiler.

Menurut salah seorang pedagang daging ayam potong, Asep Somantri (42), sudah sejak tiga hari terakhir ini harga ayam potong terus merangkak naik.

"Sebelumnya Rp. 30.000, tiga hari ini naik Rp. 1.000 sampai Rp 2.000, dan sekarang sudah Rp. 35.000 per Kg," kata Asep di lapaknya, Selasa (25/06).

Asep mengatakan dengan kenaikan harga yang cukup signifikan ini berdampak ke penjualannya yang menurun hingga 30%.

Dirinya menjelaskan harga Rp. 35.000 per kilogram untuk jenis ayam potong broiler tanpa kepala. Sementara untuk yang daging ayam tanpa tulang sudah mencapai Rp. 40.000 hingga Rp. 45.000 per kilogram.

"Harga ini jauh dibanding seminggu yang lalu yang hanya Rp. 37.000 per kilogram," ungkapnya.

Akibat melonjaknya harga kebutuhan pokok ini sedikitnya sekitar 10 pedagang ayam potong gulung tikar sementara lantaran tak mampu berjualan mengikuti harga pasar.

"Keuntungannya sedikit malah hampir nggak ada, karena dipotong untuk bensin, tenaga pekerja, dan keperluan pasar. Habis semua untuk operasional, bisa bertahan saja syukur," ungkapnya.

Asep memperkirakan kenaikan harga ayam potong tak berhenti pada harga Rp. 35.000 per kilogram saja. Semakin dekat dengan bulan Ramadhan, kemungkinan harga ayam potong semakin meroket, karena kebutuhan masyarakat yang juga semakin meningkat.

"Saya berharap harganya stabil saja, jangan terlalu mahal, jangan terlalu murah," katanya. (K-2/yan)

0 komentar:

Poskan Komentar