About

Information

Jumat, 07 Juni 2013

Harga Jenggol Mahal Karena Pohonnya Ditebangi

Jumat, 07 Juni 2013 - 13:52:28 WIB
Harga Jenggol Mahal Karena Pohonnya Ditebangi
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Bisnis 


Komhukum (Jakarta) - Kenaikan harga jengkol dalam sebulan terakhir ini disebabkan karena banyak pohon jengkol yang ditebang untuk membangun rumah.

Selain penebangan pohon, anomali cuaca yang terjadi belakangan ini juga penyebab gagal panen merata di daerah penghasil jengkol.

"Saya rasa ini bukan karena spekulan, tapi alih fungsi pohon jengkol jadi rumah menjadi penyebab menurunnya pasokan jengkol, dan membuat harganya menjadi tinggi. Apalagi anomali cuaca yang terjadi belakangan cukup merata. Biasanya jika ada penurunan dari satu daerah, akan ditutupi dengan pasokan dari daerah lain. Sekarang ini tidak bisa karena semua daerah mengalami hal yang sama," papar Sugiyono, Asisten Manajer Unit Pasar Besar (UPB) Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (7/06).

Dia mengatakan penurunan pasokan jengkol sendiri telah terjadi dalam sebulan terakhir. Jika biasanya pasokan dapat mencapai 25 hingga 30 ton per hari, saat ini hanya sekitar tiga kuintal setiap harinya.

"Jengkol ini komoditas yang kurang diperhatikan sebelumnya. Kenaikannya pun sebenarnya sudah mulai terjadi sekitar awal bulan Mei lalu, tapi baru terasa belakangan ini. Dari harga yang biasanya Rp. 10.000 per Kg, dalam sebulan terakhir harga jengkol melambung dan bertahan pada harga Rp. 42.000 per Kg," lanjutnya.

Selain jengkol, akibat anomali cuaca menyebabkan beberapa pasokan komoditas lain, seperti cabe merah kerinting, cabe merah besar dan bawang merah lokal juga menurun.

Dijelaskannya, setelah kenaikan yang cukup drastis pada awal tahun lalu hingga mencapai Rp. 50.000 per Kg, harga bawang merah lokal hingga kini bertahan pada kisaran harga Rp. 26.000 per kilogram. Hal itu, kata Sugiyono lantaran bawang merah impor yang dipasok untuk memenuhi kebutuhan belum banyak diminati masyarakat.

"Rasanya masih jauh dengan bawang merah dari Brebes, sementara untuk cabe merah keriting, dan cabe merah besar, harganya berada pada kisaran Rp. 25.000 per Kg dari sebelumnya sekitar Rp. 14.000 per Kg. Tingginya harga komoditas cabe merah keriting dan cabe merah besar ini sudah terjadi dalam dua minggu terakhir," pungkasnya. (K-2/Shilma)

0 komentar:

Poskan Komentar