About

Information

Jumat, 07 Juni 2013

Harga Melambung, Warga Puasa Makan Jengkol

Jumat, 07 Juni 2013 - 14:27:42 WIB
Harga Melambung, Warga Puasa Makan Jengkol
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Properti 


Komhukum (Bogor) - Harga jengkol di Kota Bogor, Jawa Barat, juga mengalami kenaikan seperti di daerah lainnya yakni menembus harga Rp.60.000 per kilonya.

"Biasanya Rp.20.000 per kilo gram, sekarang mahal sudah capai Rp.60.000," kata Eddy pedagang sayur keliling saat ditemui, Jumat (7/05).

Tingginya harga jengkol membuat Eddy tidak mampu membeli dan menjual untuk kelengkapan barang dagangannya.

"Harganya terlalu mahal tidak sanggup beli saya," kata Eddy.

Eddy mengaku, mahalnya harga jengkol membuat ia kesulitan memenuhi keinginan para pelanggannya.

"Masih pada banyak yang nanyain sih, memang jengkol banyak yang beli setiap hari, kadang ada yang pesan untuk 2 kg, tapi karena mahal saya "nombok" jadinya," katanya.

Menurut Eddy kenaikan harga jengkol terjadi sejak sepekan terakhir. Mahalnya harga jengkol membuat pedagang di pasar tidak banyak yang menjual penganan yang banyak diminati masyarakat tersebut.

Mahalnya harga jengkol berdampak pada usaha warung tegal (warteg) yang ada di Kota Bogor, salah satunya warteg di jalan Merdeka milik Komariah (25) selama beberapa hari ia terpaksa tidak menjual lauk jengkol.

"Pernah saya jual, tapi harga tidak masuk akal, pembeli pada mengeluh jengkol mahal," katanya.

Komariah menyebutkan, jengkol tersebut biasa ia masak dengan cara digulai dan digoreng sambal belado campuran ikan teri. Biasanya ia menjual satu porsi Rp. 3.000-Rp. 5.000.

Sementara itu, sebagian penikmat jengkol menyiasati mahalnya harga jengkol dengan berpuasa tidak memakan makanan yang menjadi salah satu khas masyarakat Indonesia.

"Ya...kalau mahal mau diapain, paling tahan dulu makan jengkol sampai harganya turun," kata Koestanto (45) warga Jalan Menteng.

Koestanto mengaku sangat menggemari jengkol, biasanya ia membuat pindang jengkol seminggu dalam sebulan dengan jumlah mencapai 1 kg.

Selain jengkol, harga komoditas sayur lainnya seperti cabe dan bawang juga masih mahal seperti cabe merah keriting yang bertahan di harga Rp. 28.000 per kg, bawang merah Rp. 23.000 per kg.

Sedangkan untuk tomat normal Rp. 6.000 per kg, bawang putih Rp. 16.000 per kg, kentang Rp. 7.000 per kg, cabe merah besar Rp. 28.000 per kg, rawit merah Rp. 22.000 per kg dan rawit hijau Rp. 16.000 per kg. (K-5/el)

0 komentar:

Poskan Komentar