About

Information

Minggu, 02 Juni 2013

Pantai Liang Kembarannya Pantai Natsepa

Sabtu, 01 Juni 2013 - 05:31:41 WIB
Pantai Liang Kembarannya Pantai Natsepa
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Info Wisata 


Komhukum (Ambon) - Melanjutkan perjalanan saya untuk menjelajahi berbagai pantai di seputaran kota Ambon, saya pun bertolak dari tempat menginap di kawasan Pantai Natsepa menuju ke Pantai Liang. Jarak perjalanan dari Natsepa ke Liang sekitar 16 Km, karena saya naik angkot yang agak lamban jalannya jadi membutuhkan waktu sekitar 45 menit (ongkosnya Rp. 5.000 saja).

Pantai eksotik ini sebenarnya bernama Pantai Hunimua. Hanya karena letaknya di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku maka jadilah diberi nama Pantai Liang.

Setibanya di Pantai Liang, saya cukup membayar Rp. 5.000 saja untuk retribusi masuknya. Pantai berpasir putih halus ini memiliki ombak yang tenang dengan perairan berwarna turquoise. Pepohonan nyiur kehijauan yang melambai-lambai tertiup angin ini menjadi latar belakang alami Pantai Liang. Boleh dibilang spesifikasinya Pantai Liang sebelas-duabelas dengan Pantai Natsepa. 

Begitunya di bawah perairan Pantai Liang tersimpan kawasan terumbu karang yang sangat indah dan alami lho. Malahan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melalui anak organisasinya yang mengurusi pembangunan, UNDP pada tahun 1990 melakukan survey terhadap alam bawah laut pantai-pantai di Indonesia. Hasilnya? 

Panorama alam bawah laut  Pantai Liang mengalahkan taman laut Bunaken di Sulawesi Utara. Sangat membanggakan bagi Provinsi Maluku tentunya!Nah, ada dermaga kayu yang menjorok ke tengah laut dan anda pun bisa meloncat nyebur ke air dari ujungnya. Jangan lupa pakai perlengkapan snorkeling atau diving anda. 

Setelah nyebur ke air, tidak perlu menyelam dalam-dalam untuk menikmati panorama taman laut di sini. Pada kedalaman 2-3 meter saja saya sudah bisa menapak di atas taman laut Pantai Liang. Keluar dari air, matahari sangat terik kala itu. Masih ada aktivitas memancing yang bisa saya lakukan. 

Tapi saya memilih makan rujak khas setempat sembari tiduran di saung / gazebo yang terdapat di tepi pantai. Sembari menghabiskan waktu menunggu matahari terbenam, saya mengabadikan keindahan sekeliling Pantai Liang melalui lensa kamera. Sesekali terlihat kapal ferry melintas menuju Pulau Seram, semakin melengkapi pemandangan di pantai ini. 

Di sekitar tempat parkir ada beberapa kedai makanan dan saya pun mampir bertanya penginapan terdekat. Sayangnya belum ada penginapan di Pantai Liang, info si penjual makanan. Kecewa? Sedikit karena saya harus balik menginap di kawasan Natsepa. Singkat kata, Pantai Liang masih minim fasilitas.

Kalau sekali waktu anda ke kota Ambon dan ingin berkunjung ke Pantai Liang, anda bisa menggunakan menggunakan angkot (biayanya sekitar Rp. 10.000) untuk menempuh jarak sekitar 42 Km. Dari bandara internasional Pattimura ke Pantai Liang juga bisa menggunakan angkot, tapi harus berganti kendaraan di daerah Passo. Yah dengan segala plus minusnya, Pantai Liang tetap saja manise kok. Selamat berkunjung ya! (K-4/Iyo)

0 komentar:

Poskan Komentar