About

Information

Kamis, 20 Juni 2013

Presiden Minta Rakyat Tidak Golput Dalam Pilpres

Kamis, 20 Juni 2013 - 10:36:45 WIB
Presiden Minta Rakyat Tidak Golput Dalam Pilpres
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik 


Komhukum (Jakarta) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghimbau agar seluruh rakyat Indonesia menggunakan hak pilihnya dan menghindari golput dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2014.

Imbauan itu disampaikan oleh Presiden Yudhoyono di Jakarta, Rabu (19/06), saat menyampaikan sambutannya yang bertema "Dari Presiden Kepada Para Calon Presiden Untuk Rakyat" dalam suatu acara ulang tahun suatu harian nasional.

"Jangan jadi golput, rakyatlah yang memegang kedaulatan sejati," kata Presiden.

Ia menegaskan bahwa kedaulatan bukan hanya milik politisi, pengamat ataupun insan media namun milik seluruh rakyat Indonesia.

Oleh karena itu ia menghimbau agar rakyat memanfaatkan haknya. Presiden Yudhoyono meyakini rakyat akan menyimak dengan cerdas janji-janji para calon presiden untuk menilai janji yang realistis dan yang tidak.

Presiden juga mengajak agar seluruh rakyat Indonesia mendukung dan membantu presiden mendatang dalam melaksanakan tugasnya. "Tugas presiden tidak ringan, karena itu tidak perlu kita ganggu," katanya.

Di akhir sambutannya, Presiden Yudhoyono berbagi agenda pemerintah di sisa kepemimpinannya yang meliputi empat bidang, yaitu ekonomi, politik, sosial, dan hubungan internasional.

Di bidang ekonomi, pemerintah ingin menjaga dan menyelamatkan perekonomian dari dampak krisis dunia. Ia juga menyebut keputusan pemerintah dan DPR untuk mengubah APBN sebagai bagian dari itu.

Di bidang politik, Presiden ingin memastikan proses konsolidasi demokrasi untuk mewujudkan demokrasi yang matang dan berkualitas.

Di bidang sosial, ia menggarisbawahi upaya memastikan kerukunan, persatuan dan toleransi sebagai suatu pekerjaan rumah.

"Saya mengajak semua untuk memastikan masyarakat kita makin rukun, bersatu, dan penuh toleransi. Kita prihatin terhadap toleransi yang sering tidak berjalan seperti yang diharapkan," katanya.

Sementara itu di bidang hubungan internasional, Presiden menyebut keberhasilan Indonesia menjadi salah satu kekuatan regional dan pemain global.

"Negara pasti mengedepankan national interest, tapi ingat kita hidup di perkampungan dunia. Kita harus menjalankan misi dunia. Ada national interest, ada global interest. Tidak perlu ada konflik, dan tentu national interest di atas segala-galanya," katanya.

Perayaan ulang tahun malam itu dimeriahkan, antara lain, oleh pertunjukan angklung dari Saung Udjo, Bandung, Jawa Barat, yang berkolaborasi dengan Mendag Gita Wirjawan dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Malam itu Presiden Yudhoyono berbaur bersama seluruh undangan untuk ikut memainkan angklung. (K-5/el)

0 komentar:

Poskan Komentar