About

Information

Kamis, 20 Juni 2013

BNPB Siapkan Hujan Buatan Siram Hutan Riau

Kamis, 20 Juni 2013 - 14:17:21 WIB
BNPB Siapkan Hujan Buatan Siram Hutan Riau
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Umum 


Komhukum (Jakarta) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan dana sebesar Rp. 25 miliar untuk membuat hujan buatan guna mengatasi bencana kabut asap di Riau yang mengakibatkan penurunan kualitas udara.

"Adanya kabut asap dan menurunnya kualitas udara akibat kebakaran lahan dan hutan di Riau menyulitkan masyarakat sehingga pemerintah segera melakukan penanganan bencana asap tersebut," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Kamis (20/06).

Ia mengatakan BNPB sudah menyiapkan dana sebanyak Rp. 25 miliar melalui dana siap pakai BNPB untuk mengadakan hujan buatan. 

Sutopo menjelaskan bahwa BNPB telah bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam upaya menurunkan hujan buatan ketika diperlukan untuk memadamkan kebakaran lahan dan hutan.

"BNPB sebagai koordinator dan BPPT sebagai pelaksana dari hujan buatan tersebut. Jadi, waktu pelaksanaan tergantung dengan kebutuhan di lapangan," ujarnya.

Lebih lanjut dia memaparkan, berdasarkan data satelit NOAA18 di Kementerian Kehutanan, ada sekitar 148 titik kebakaran lahan dan hutan di Riau.

Kemudian, ada juga titik-titik rawan kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain 26 titik di Jambi, 22 titik di Kalimantan Barat, enam titik di Sumatera Selatan, dan lima titik di Sumatera Barat.

"Namun, tidak hanya di Indonesia. Hal ini juga dialami negara lain, seperti Malaysia, Thailand, Laos, Vietnam, Kamboja, dan Myanmar," ungkapnya.

Sutopo menyampaikan jumlah luas lahan gambut yang terbakar di Riau mencapai 850 hektar, dan luas lahan terbakar yang sudah dipadamkan sekitar 650 hektare.

"Pemadaman kebakaran itu dilakukan dengan mengerahkan 105 personel. Sampai saat ini upaya pemadaman masih berlangsung," katanya.

Menurut dia, kebakaran lahan dan hutan adalah bencana yang hampir setiap tahun terjadi di Indonesia. Dikatakannya, ada delapan provinsi yang sering mengalami kebakaran lahan dan hutan, yaitu Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

"Lokasi kebakaran umumnya lahan gambut yang menyebabkan api sulit dipadamkan. Apalagi, lokasi biasanya juga sulit dijangkau sehingga upaya pemadaman di darat tidak mudah," jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, BNPB bersama BPPT menggelar operasi hujan buatan untuk mengatasi kebakaran lahan dan bencana kabut asap tersebut hampir tiap tahun.

Sutopo berpendapat diperlukan komitmen bersama antara berbagai pihak agar masalah kebakaran lahan dan hutan yang menyebabkan kabut asap tidak berulang setiap tahun.

"Kunci utamanya adalah bagaimana semua pihak yang melakukan aktivitas di lahan dan hutan mampu mengendalikan dan merawat lingkungan sekitar guna mencegah kebakaran," katanya. (K-2/yan)

0 komentar:

Poskan Komentar