About

Information

Kamis, 20 Juni 2013

Istri Pertama Bupati Konawe Yang Berhak Jadi Ketua PKK

Kamis, 20 Juni 2013 - 11:14:42 WIB
Istri Pertama Bupati Konawe Yang Berhak Jadi Ketua PKK
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Politik 


Komhukum (Kendari) - Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Tenggara, Tina Asnawati Nur Alam, mengatakan ketua TP PKK Kabupaten Konawe akan dijabat Titin Nurbaya Saranani yang merupakan istri pertama Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.

"Saya tegaskan bahwa yang akan saya lantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Konawe adalah istri pertama Bupati. Pernyataan saya ini sekaligus menjawab pertanyaan publik yang mempersoalkan siapa sebenarnya yang akan dilantik sebagai ketua PKK Konawe," kata Tina Asnawati, di Kendari, Kamis (20/06).

Kery Konggoasa telah dilantik sebagai Bupati Kabupaten Konawe Periode 2013-2018 pada Senin (17/06) di Unaaha, ibukota Konawe, yang dihadiri kedua istri bupati tersebut.

Saat itu tidak langsung dilakukan pelantikan ketua PKK Konawe, salah satu alasan yang mencuat saat itu karena kedua istri bupati yang sah tersebut "ngotot" ingin menjadi Ketua PKK Konawe.

Menurut istri Gubernur Sultra ini, dirinya sudah melakukan konsultasi dan konsultasi dengan TP PKK pusat terkait siapa yang akan dilantik menjadi ketua PKK Konawe dari dua istri Bupati Konawe yang sah tersebut yakni istri pertama Titin Nurbaya Saranani dan istri kedua, Vince Sonaru.

Di dalam aturan TP PKK kata Tina, memang sudah dijelaskan bahwa yang berhak menjadi ketua PKK ketika pejabat memiliki istri lebih dari satu dalam waktu bersamaan adalah istri pertama.

"Tidak ada lagi tawar-menawar ketika aturan sudah dibuat, inilah yang menjadi dasar bagi saya untuk melantik istri pertama Bupati Konawe sebagai ketua PKK Konawe," katanya.

Tina mengakui, biasanya setelah pelantikan kepala daerah akan dilakukan pelantikan Tim Penggerak PKK, tetapi saat itu tidak dilakukan karena persiapannya masih kurang.

"Kalau ditanya siapa yang akan dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Konawe, pasti istri pertama dari Pak Kerry. Suka atau tidak suka, mau atau tidak, yang akan saya lantik itu tetap istri pertama karena aturan dalam PKK sudah seperti itu, di semua daerah yang menjadi ketua tim penggerak PKK itu adalah istri pertama bukan kedua," jelasnya.

Tina berharap, sebelum dilaksanakan puncak hari keluarga nasional (harganas) di Kendari 29 Juni mendatang, dirinya sudah bisa melantik ketua PKK "Sekarang saya tinggal menunggu persiapan mereka di Konawe, kalau sudah siap saya akan melantik," katanya Tina isteri Gubernur Sultra Nur Alam. (K-5/el)

0 komentar:

Poskan Komentar