About

Information

Selasa, 25 Juni 2013

Jenderal Djoko Dipanggil "Dika" Oleh Istri Kedua

Selasa, 25 Juni 2013 - 20:21:54 WIB
Jenderal Djoko Dipanggil "Dika" Oleh Istri Kedua
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Korupsi 


Komhukum (Jakarta) - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korlantas Mabes Polri, Irjen Pol Djoko Susilo, dipanggil dengan nama "Andika" atau "Mas Dika" oleh keluarga istri keduanya, Mahdiana.

"Mahdiana menikah dengan Dika pada tahun 2001, saya tahu nama suaminya Mas Dika," kata Haji Ali Sudin, kerabat Mahdiana yang juga membeli tanah dari istri kedua Djoko saat bersaksi dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (25/06).

Dalam dakwaan disebutkan bahwa Haji Ali Sudin membeli tanah seluas 1.098 meter persegi dari atas nama Mahdiana yang terletak di Jalan Paso Kelurahan Jagakarsa Jakarta Selatan senilai Rp. 1,72 miliar pada tanggal 20 November 2012. Sedangkan adik Ali Sudin, Bun'yani seluas 377 meter persegi berikut bangunan di Jalan Cendrawasih Mas Blok A9 No 1 RT 002/RW 01 Kelurahan Tanjung Barat Jakarta Selatan pada tanggal 5 Desember 2012.

"Saya satu keluarga dengan Mahdiana, kakek saya dan kakek Mahdiana kakak beradik, karena Mahdiana tahu saya tukang jual beli tanah maka dia minta tolong untuk menjual tanahnya di Paso dan Tanung Mas," ungkap Ali.

Ali juga mengaku datang ke resepsi pernikahan Mahdiana dengan Djoko.

"Mereka menikah di Jatipadang pada tahun 2001, dekat rumah saya. Saya hadir saat resepsinya, di sana saya tahu namanya Mas Dika. Saat resepsi hanya keluarga saja dan tidak undang banyak tamu," tambah Ali.

Ali hanya dua kali bertemu dengan Djoko yaitu saat pernikahan pada tahun 2001 dan acara memasuki rumah baru Mahdiana di Jalan Durian Jagakarsa pada tahun 2007.

Saat hakim Matius Samiadji bertanya apakah Dika yang dikenal Ali adalah Djoko Susilo yang duduk di kursi terdakwa, Ali membenarkannya.

"Apa yang dimaksud terdakwa?," tanya Matius sambil menunjuk Djoko.

"Iya," jawab Ali.

Sedangkan Bun'yani, adik Ali yang juga menjadi saksi dalam sidang membenarkan Djoko sebagai Dika.

"Iya benar, saya lebih sering bertemu dengan Dika karena saya tinggal bertetangga," ungkap Bun'yani. 

Terkait keterangan para saksi tersebut, Djoko membenarkan nama panggilannya oleh keluarga adalah Dika.

"Benar di keluarga nama panggilan saya Dika," kata Djoko saat memberi tanggapan atas kesaksian.

Namun Djoko menolak berkomentar dengan aktivitas jual-beli yang dilakukan Mahdiana. "Saya akan menjelaskannya saat diperisa sebagai terdakwa," ungkap Djoko.

Djoko diketahui menikah dengan Mahdiana pada tanggal 27 Mei 2001 di KUA Kecamatan Pasar Minggu, Kotamadya Jakarta Selatan dengan menggunakan nama Joko Susilo bin Sarimun yang statusnya juga masih perjaka dan pekerjaan swasta. (K-2/yan)

0 komentar:

Poskan Komentar