About

Information

Jumat, 07 Juni 2013

Ruang Operasi RSUD Sudono Madiun Terbakar, Pasien Diungsikan

Jumat, 07 Juni 2013 - 14:53:47 WIB
Ruang Operasi RSUD Sudono Madiun Terbakar, Pasien Diungsikan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Umum 


Komhukum (Madiun) - Ruang operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sudono Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (7/06), terbakar, hingga membuat tim medis, pasien, dan keluarga pasien setempat panik.

Sejumlah pasien yang berada di sekitar ruang operasi langsung dievakuasi ke teras, ruang tunggu, maupun ke sejumlah ruangan lain yang dianggap aman.

"Asapnya berasal dari ruang operasi di lantai tiga. Karena itu pasien yang ruangannya dekat langsung dipindahkan ke tempat yang aman," ujar perawat setempat, Yono.

Pihaknya tidak tahu pasti penyebab kebakaran. Para petugas medis sedang fokus pada keadaan pasien. Petugas rumah sakit juga sudah menghubungi polisi dan petugas Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) setempat untuk memadamkan api.

Kepala BPBD Kota Madiun Agus Subianto, mengatakan, kebakaran disebabkan karena hubungan arus pendek listrik di ruang operasi lantai tiga. Hubungan arus pendek listrik tersebut diduga dari jaringan kabel alat pendingin ruangan (AC) yang tidak sesuai standar.

"Kebakaran berasal dari AC di ruangan operasi. Beruntung apinya kecil dan telah berhasil dipadamkan sehingga tidak menjalar ke ruangan lain," ungkap Agus di lokasi.

Kebakaran terjadi seusai salat Jumat. Satu unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemkot Madiun dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

"Sebetulnya di rumah sakit tersebut sudah ada alat pemadam kebakaran. Namun, saat akan digunakan tadi ternyata telah kedaluwarsa. Selain itu, para petugas juga keburu panik," terang dia.

Hingga pukul 14.00 WIB, para petugas medis masih sibuk memindahkan pasien. Pasien yang dievakuasi telah dikembalikan ke ruang asalnya.

RSUD dr Soedono Madiun memiliki empat ruang operasi yang dilengkapi dengan satu ruang perawatan intensif (IPI) serta satu ruang operasi darurat. Rumah sakit tersebut milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (K-5/el)

0 komentar:

Poskan Komentar