About

Information

Selasa, 25 Juni 2013

Sindikat Congkel Mobil Kembali Beraksi

Selasa, 25 Juni 2013 - 18:57:12 WIB
Sindikat Congkel Mobil Kembali Beraksi
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Kriminal 


Komhukum (Jakarta) - Dalam sehari pembobolan mobil kembali terjadi, kali ini dalam selang waktu beberapa jam saja dua mobil menjadi target pembobolan yang dilakukan para sindikat pecah kaca dan congkel spesialis mobil.

Salah satu mobil yang menjadi korban pembobolan pecah kaca merupakan mobil para pewarta yang tengah melakukan peliputan di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Yono (24) seorang kameramen di media swasta mengatakan kejadian pembobolan mobil dengan nopol B 1070 POO baru diketahui sekitar pukul 14.30 WIB ini pertama kali diketahui oleh rekannya yang telah lebih dahulu menuju mobil untuk mengambil barang bawaannya.

"Rekan saya Ayu (23) yang pertama kali tahu peristiwa itu. Saat itu dia mau ambil barang yang ketinggalan di mobil," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (25/06).

Dirinya mengatakan beruntung saat kejadian tidak ada barang-barang berharga yang hilang hanya tas yang berisi dompet yang tidak ada uang tunai.

"Yang hilang hanya tas punya kameramen Wina (20) isinya hanya dompet isi ATM dan buku tabungan dan kebetulan saat itu tidak ada uang tunai di dalam dompetnya", ungkapnya.

Tak selang berapa lama di Mapolsek Duren sawit dua orang pria melaporkan kejadian pembobolan mobilnya di bilangan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, ini dengan cara dicongkel oleh para sindikat pembobol congkel mobil.

"Mobil saya baru diparkir sekitar 15 menit di depan sebuah pusat perbelanjaan dan saat saya keluar dengan rekan tahu-tahu mobil sudah terbuka," ujar Slamet (39) saat tengah melaporkan peristiwa pembobolan congkel mobil Xenia berwarna silver dengan nopol B 1585 PKK.

Slamet melanjutkan akibat peristiwa tersebut dirinya yang merupakan seorang pegawai swasta di bilangan Mampang mengaku mengalami kerugian sekitar 10 juta.

"Yang hilang laptop 2, power bank, dan file-file penting lainnya," ungkapnya.

Hingga saat ini para korban masih melakukan pelaporan di Mapolsek Duren sawit, Jakarta Timur. (K-2/Shilma)

0 komentar:

Poskan Komentar